Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Puan Maharani Terpilih Sebagai Anggota DPR Periode 2019-2024. (Foto: KLY)
Dream - Puan Maharani terpilih sebagai Ketua DPR periode 2019-2024. Mantan Menteri Koordinator Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu menjadi perempuan pertama yang menduduki kursi pimpinan parlemen.
Seperti para pejabat negara lain, Puas juga diwajibkan untuk melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Dikutip dari e-lhkpn.kpk.go.id, Kamis 3 Oktober 2019, Puan menyerahkan laporan harta kekayaan pada tahun 2018, saat dia masih menjabat sebagai seorang menteri.
Dalam laporan tersebut tercatat Puan memiliki kekayaan senilai Rp363.790.695.900. Harta Puan terdiri atas tanah, mobil dan motor, harta bergerak, surat berharga, serta kas dan setara kas.
Puan memiliki 74 tanah yang tersebar di Bali, Jakarta, dan Bogor dan total senilai Rp148.864.872.900. Sebagian besar tanahnya berada di Bali, yaitu Klungkung, Badung, Tabanan, dan Denpasar.
Wanita ini juga memiliki koleksi mobil dan motor senilai total Rp1,53 miliar. Jumlah kendaraannya total sebanyak 10 unit. Di antara deretan kendaraan bermotor itu terdapat VW Beetle sedan tahun 2000, Toyota Land Cruiser Jeep tahun 2008, dan Daihatsu Taruna minibus 2002.
Puan juga memiliki koleksi motor Harley Davidson juga.
Berikut ini adalah rincian kekayaan Puan Maharani.
1. Tanah dan bangunan: Rp148.864.872.900.
2. Alat transportasi dan mesin: Rp1.530.000.000.
3. Harta bergerak lainnya: Rp5.000.000.000.
4. Surat berharga: Rp208.539.227.290.
5.Kas dan setara uang kas: Rp413.490.810.874.
6. Utang: Rp49.700.174.974.
Dream - Nama Puan Maharani tak bisa dilepaskan dari sosok sang ibu, Megawati Soekarnoputri. Dulu, ibunya jadi Presiden RI perempuan pertama. Sementara Sang Kakek, Bung Karno, menjadi Presiden Pertama RI.
Kini giliran Puan yang menjadi perempuan pertama yang memimpin Dewan Perwakilan Rakyat, DPR. Puan terpilih menjadi Ketua DPR periode 2019-2024.
Keputusan itu disepakati dalam rapat konsultasi di DPR. " Puan Maharani ketuanya," kata pimpinan sementara DPR Abdul Wahab Dalimunthe.

Puan bukanlah orang baru di dalam dunia politik. Sebelumnya ia juga berkiprah di DPR sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI periode 2009-2014.
Lalu, siapakah sosok Puan Maharani sang Ketua DPR yang baru saja dipilih? Berikut profilnya:
Puan Maharani adalah lulusan Sarjana Komunikasi dari Universitas Indonesia atau UI. Saat masih kuliah, Puan berkesempatan magang di majalah Forum Keadilan dan merasakan tantangan dunia jurnalistik, seperti mencari narasumber dan kesibukan di kantor jelang naik cetak.

Terlahir dalam keluarga politisi membuat Puan sejak kecil sudah terbiasa dengan hingar bingar panggung politik.
Ibunda Puan adalah Megawati Soekarnoputri, Presiden RI kelima sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan. Kini, ia semakin mantap terjun ke panggung politik bersiap diri menjadi penerus dinasti Soekarno.

Dalam kampanye di Jawa Timur beberapa tahun lalu, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara resmi memperkenalkan putri tunggalnya Puan Maharani sebagai penerusnya kepada publik.
Seiring dengan perjalanan waktu, Puan semakin terlibat dalam proses politik. Pada masa pemilihan presiden 2009, Puan terlibat aktif di Mega Center, lembaga yang menangani pemenangan Megawati jadi presiden, walaupun menurutnya posisinya itu hanya sebagai observer.

Wanita kelahiran Jakarta, 6 September 1973 ini merupakan anak ketiga Megawati Soekarnoputri atau anak pertama Megawati dari suaminya Taufiq Kiemas.
Saat ibunda Puan, Megawati menjadi Presiden RI pada periode 2001-2004, ia selalu berada di samping ibunya, baik saat melakukan kunjungan resmi ke daerah maupun ke luar negeri. Sehingga tanpa disadari, aktivitas itu telah memperkenalkan Puan Maharani ke panggung politik.
Dengan mendampingi sang bunda, Puan Maharani semakin familiar di kalangan masyarakat, teristimewa pada masyarakat politisi.

Di samping melakukan kunjungan-kunjungan, istri dari Happy Hapsoro ini pun beberapa kali pernah dipercaya sang ibu melakukan kegiatan sosial. Dari situ, ia juga kemudian belajar banyak mendekati wong cilik.
Nama besar orangtua memang tidak mungkin dipisahkan dari keberhasilan Puan di kancah politik nasional. Namun, Puan sendiri tampaknya memang ingin membuktikan, dirinya mampu dan layak menjadi politisi andal sekaligus jadi wakil rakyat yang bertanggung jawab. Tanpa melihat faktor dari nama besar kedua orangtuanya.

Puan menginginkan PDIP diisi dengan orang-orang yang kompeten dan mempunyai integritas tinggi.
Ia percaya PDIP bisa terus berkembang jika dikelola orang-orang profesional yang memiliki kesamaan visi, misi, dan ideologi.
Laporan Galih Setyo Pribadi/ Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya