Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
CIMB Islamic Bank Malaysia
Dream - Industri keuangan syariah di Malaysia sempat diragukan perkembangannya. Namun, kini industri yang menjalankan kaidah Islami ini berkembang pesat selama tiga dekade ini.
Dilansir dari The Star, Selasa 12 April 2016, penulis Ikim's Center for Economics and Social Studies, Mohamad Azhar Hashim, mengatakan Negeri Jiran ini berhasil menciptakan iklim yang kondusif dan komprehensif bagi ekonomi syariah. Caranya, menciptakan instrumen syariah, infrastruktur keuangan syariah, dan regulasi untuk ekononomi ini.
Tak hanya itu, Malaysia juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pengembangan industri keuangan syariah. " Upaya ini menjadikan Malaysia menjadi pemimpin ekonomi Islam," kata Hashim.
Dia mengatakan kisah sukses Malaysia dalam membangun dan meningkatkan sistem keuangan syariah ini adalah penerapan ajaran Islam secara moderat. Semangat ini tecermin dari tahap-tahap pembangunan keuangan syariah dan diperlihatkan oleh harmonisasi, kerja sama, dan kolaborasi antara pemerintah, institusi Islam, dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya.
Dengan cara inilah perbedaan pendapat terhadap ketetapan dan aturan syariah dalam transaksi keuangan, bisa diterima.
Sekadar informasi, perkembangan ekonomi Islam di Malaysia dimulai sejak 33 tahun yang lalu, sejak Undang-Undang Perbankan Syariah yang menjadi payung hukum pembentukan bank syariah.
Sejak saat itu, banyak lembaga keuangan syariah dibentuk. Kebebasan yang diberikan bagi industri keuangan, menjadikan iklim usaha lebih kondusif, dan menarik minat industri keuangan asing untuk turut menyebarkan ekonomi bisnis Islam di Malaysia.
Menurut data Laporan Keuangan Bank Malaysia pada tahun 2015, total bank Islam yang beroperasi di Malaysia ada 27 bank, 11 di antaranya benar-benar menerapkan prinsip syariah. Aset bank syariah di Malaysia rata-rata tumbuh 18-20 persen per tahun. Pangsa pasar ekonomi syariah pun tumbuh 6,7 persen dari 1,59 triliun ringgit malaysia pada 2014 menjadi 1,7 triliun ringgit malaysia pada 2015.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya