Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: BAZNAS)
Dream - Banyak lembaga yang bergerak dalam bidang keuangan Islam, tapi hanya beberapa saja yang benar-benar memiliki sistem dan pengelolaan yang baik. Jadi, kesuksesan menyabet penghargaan tingkat dunia merupakan sebuah prestasi sebagai bukti kinerja selama ini.
Pengakuan inilah yang diraih oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang baru-baru ini meraih penghargaan internasional Global Islamic Financial Awards (GIFA) 2018.
Penghargaan ini diterima BAZNAS di Sarajevo, Bosnia Herzegovina pada Sabtu (29/9) siang waktu setempat. Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA selaku ketua BAZNAS didampingi Arifin Purwakananta, dan Direktur Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS, Dr. Irfan Syauqi adalah sosok yang menerima langsung penghargaan tersebut.
"Tentu penghargaan ini sangat penting karena BAZNAS merupakan lembaga zakat pertama di dunia yang menerima penghargaan bergengsi ini. Semoga lembaga zakat lainnya, terutama dari Indonesia, segera menyusul," ujar Bambang.
Dia pun melanjutkan bahwa penghargaan semacam ini memiliki makna mendalam bahwa dunia sudah mengakui BAZNAS sebagai organisasi pengelola zakat yang dijalankan sesuai standar lembaga keuangan syariah yang profesional. Ini juga sejalan dengan positioning yang selama ini berusaha dibangun BAZNAS.
Tahun ini, penghargaan tingkat global bergengsi dalam dunia keuangan Islam tersebut memberikan lebih dari 50 kategori, baik untuk tokoh individu atau pun institusi terpilih dari seluruh dunia. Dalam acara tersebut, Presiden Bosnia Herzegonia, Bakir Izetgovic, juga menjadi salah satu sosok terpilih yang menerima penghargaan dan hadir dalam acara tersebut.
Selain itu, Bambang juga berharap awards tersebut membuar OPZ lain yang ada di Indonesia menjadi lebih percaya diri dengan kinerja yang sudah dilakukan.
"Sebab penghargaan ini membuktikan bahwa pengelolaan zakat di Indonesia di bawah kepemimpinan BAZNAS Pusat selama ini sudah on the right track, sudah berada di jalan yang benar," katanya.
OPZ makin mendapatkan kepercayaan umat, dengan peningkatan penghimpunan yang meningkat tiap tahun sekitar 30% secara nasional. Secara manajemen, pengelolaan zakat dari seluruh OPZ resmi pun tercatat selalu efektif, seperti pada 2017 dimana BAZNAS dan LAZ di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota berhasil menyalurkan 78% dari total penghimpunan ZIS 2017 sebesar Rp 6,244 Trilyun.
BAZNAS terus bersiap untuk tinggal landas berkiprah ke kancah internasional, sejak Bambang Sudibyo dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal World Zakat Forum (WZF) untuk periode 2017-2020.
"BAZNAS juga telah menjadi rujukan bagi OPZ maupun organisasi terkait di kawasan. Saat ini banyak tamu luar negeri yang datang ke BAZNAS untuk belajar pengelolaan zakat yang dijalankan oleh BAZNAS," katanya.
Sebuah badan di bawah payung PBB, UNDP, juga bekerjasama dengan BAZNAS untuk pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya