Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Invest Talk MES Dan Manulife (Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Investasi Ini Minim Risiko dan Cocok untuk Pemula - Sahabat Dream, mungkin masih banyak yang enggan berinvestasi lewat reksa dana syariah. Kekhawatiran akan risiko menjadi salah satu faktor orang untuk tidak mau berinvestasi di produk keuangan ini.
Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Legowo Kusumonegoro, mengatakan tidak semua reksa dana berisiko tinggi. Bahkan produk reksa dana syariah mengalahkan inflasi.
" Cocok untuk pemula sebelum mencari investasi yang berisiko tinggi," kata Legowo di acara " Invest Talk" di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 21 April 2018.
Legowo mengatakan reksa dana syariah merupakan produk investasi yang aman dan amanah. Tak hanya itu, reksa dana syariah cukup terjangkau.
" Dengan uang Rp10 ribu, kita bisa membeli reksa dana syariah," kata dia.
Selain itu, Legowo mengatakan reksa dana syariah bersifat liquid atau mudah dicairkan. " Apalagi kalau kita lagi BU (butuh uang)," kata dia.
Lebih lanjut, Legowo mengatakan pemanfaatan reksa dana syariah juga mudah karena sudah ada manajer yang mengelola dana investasi. " Investasinya nggak ribet karena ada ahlinya," kata dia.
Direktur Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Moch Muchlasin, mengatakan potensi reksa dana syariah di Indonesia masih besar. Menurut dia, market share produk keuangan ini sebesar 6,7 persen.
" Artinya, dari 100 orang, yang beli reksa dana syariah ini baru 6 orang. Masih banyak orang yang bisa diajak untuk ikut," kata Muchlasin.
Muchlasin mengatakan perlu ada kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperdalam penetrasi pengetahuan tentang reksa dana syariah kepada masyarakat. Sejumlah kegiatan sosialiasi pun perlu digelar agar masyarakat kian mengenal apa itu reksa dana syariah.
Sekadar informasi, acara Invest Talk digelar oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.
" Keuangan syariah harus didukung oleh banyak pihak," kata Muchlasin yang sekaligus perwakilan MES.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya