Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Saham Snapchat Senilai Rp11 Triliun `melayang` Karena Rihanna.
Dream – Snapchat kembali kehilangan uang US$800 juta (Rp11,08 triliun) karena ulah seorang selebriti. Setelah Kyle Jenner, kali ini aplikasi sosial media itu harus menanggung rugi akibat cuita penyanyi terkenal, Rihanna.
Pelantun lagu " Pon de Reply" marah-marah ke Snapchat.
Mengapa?
Dilansir dari CNN, Selasa 2018, Snapchat menampilkan iklan mobile game “ Would You Rather” dan menampilkan dua opsi menampar Rihanna atau meninju Chris Brown? Sekadar informasi, Brown terbukti bersalah karena telah menghajar Rihanna pada 2009.
Melihat iklan ini, dia berang dan membuat pernyataan tertulis di Instagram Story. Dikutip dari akun Instagramnya @badgalriri, dia meminta Snapchat untuk menarik iklannya. Rihanna marah dengan Snapchat yang menampilkan iklan permainan “ menampar” dia.
“ Snapchat, kini kamu sudah tahu bahwa kamu bukanlah aplikasi favorit saya! Tapi, saya mencoba menemukan apa yang menimbulkan kekacauan. Saya memanggilnya ini suatu pengabaian, tapi saya tahu kamu tidak bodoh. Kamu membelanjakan uang untuk menganimasi sesuatu yang menjadikan korban kekerasan menjadi lelucon. Kamu memalukan!” tulis Rihanna dalam bahasa Inggris.
Setelah Rihanna meluapkan kekesalannya, saham Snapchat anjlok 4 persen atau hampir US$800 juta.
Reaksi Snapchat
Jejaring sosial besutan Evan Spiegel menyebut iklan itu menjijikan. Mereka juga sedang menginvestigasi bagaimana itu bisa terjadi.
“ Jadi, kami bisa memastikan kejadian ini tidak terulang,” ujar perusahaan,
Insiden ini menjadi pembelajaran bahwa self-service ad platforms ini berbahaya. Platform ini mengizinkan perusahaan membeli dan memasukkan iklan tanpa negosiasi dengan manusia. Banyak jejaring sosial menggunakan metode ini. Dalam peraturan iklan, Snap menambahkan bahwa subjek iklan bergantung kepada penilaian dan peraturan dan tidak mengizinkan konten yang menampilkan adegan kekerasan.
Chief Strategy Officer and Head of Technology Research di GBH Insight, Daniel Ives, mengatakan hilangnya uang Snapchat karena “ amukan” Rihanna menjadi tantangan besar untuk Snap. Curhatan Rihanna dan iklan kekerasan ini menjadi pukulan bagi Snapchat
“ Media sosial akan terus bermasalah untuk membasmi iklan ofensif. Snap jatuh karena iklan ini,” kata Ives.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya