Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Membaca Al Quran Surah An Naziat. (Foto: Pexels/Michael Burrows)
Dream - Umat Muslim diberi kitab suci al Quran sebagai pedoman untuk menjalankan kehidupan di dunia dan akhirat. Sebagai tuntutan hidup tentu saja kita perlu mengetahui dan memahami isi dari kitab suci tersebut.
BACA JUGA: Surat juz ama beseta penjelasannya
Namun banyak orang hanya membaca ayat-ayat suci Al-Quran tanpa mengetahui makna yang terkandung di dalamnya. Nah, agar kita tidak terjerumus ke dalam kesesatan, sudah saatnya memahami isi kandungan dari al Quran, salah satunya dalam Surah An Naziat.
Surah An Naziat adalah surat urutan ke-79 dalam al Quran yang digolongkan ke dalam Surah Makkiyah. Surah yang terdiri dari 46 ayat ini memiliki nama lain yaitu Surah as Saahirah dan Ath Thaammah.
Nama Surah An Naziat sendiri diambil dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama yang artinya 'melaikat-malaikat yang mencabut'.
Selain itu, di dalam surah ini terkandung peringatan dan pesan dari Allah Swt tentang hari kiamat dan hari kebangkitan. Surah ini turun untuk menegaskan kepada manusia bahwa hari kebangkitan itu nyata adanya.
Sebab turunnya Surah An Naziat dilatarbelakangi oleh ejekan dari orang-orang kafir yang mendengar adanya hari kebangkitan sesudah mati. Mereka heran dan mengejek sebab menurut keyakinan mereka tidak ada hari kebangkitan.
Diriwayatkan oleh Said bin Manshur yang bersumber dari Muhammad bin Ka’ab bahwa ketika turun firman Alaa innaa laa marduuduuna fil hafiroh (apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan kepada kehidupan yang semula? (An Naziat ayat 10) sebagai keterangan kepada Rasulullah, dan terdengar oleh kaum kafir quraisy, mereka berkata: “ Kalau kita dihidupkan kembali sesudah mati, tentu kita akan rugi.”
Maka turunlah ayat berikutnya (Surah an Naziat ayat 12) sebagai jawaban dari Allah kepada Rasul-Nya tentang ucapan kaum kafir Quraisy itu.
Dalam riwayat yang lain juga dijelaskan tentang sebab turunnya Surah An Naziat. Dari Abdullah bin Abbas, dikatakan bahwa orang-orang musyrik di Mekah bertanya dengan nada mengejek kepada Nabi Muhammad Saw: " Kapan hari kiamat?" tanya orang kafir dengan maksud mentertawakan.
Mengetahui celaan orang kafir tersebut, lantas Allah menurunkan surah An Naziat ayat 42-44. Allah menjawab pertanyaan mengenai hari Kiamat melalui ayat tersebut. Dia berfirman bahwa perkara hari Kiamat hanyalah dalam pengetahuan Allah SWT. Sedangkan Rasulullah Saw tidak mengetahui sama sekai dan hanya bertugas memberi peringatan kepada umat manusia bahwa kejadian itu pasti akan terjadi.
Setelah mengetahui sebab turunnya Surah An Naziat di atas, selanjutnya kamu juga perlu mengetahui isi kandungan di dalamnya yang penting untuk pengetahuan.
Surah An Naziat terdiri dari 46 ayat, sehingga makna di setiap ayatnya berbeda-beda. Berikut isi kandungan Surah An Naziat berdasarkan pembagian ayatnya:
Ayat 1 sampai 5 ini berisi tentang sumpah Allah yang akan mencabut nyawa orang kafir denga keras, dan mencabut nyawa orang mukmin dengan lembut. Serta malaikat akan turun dari langit dengan cepat mendahului orang-orang mukmin menuju surga.
Sementara ayat 6 sampai 14 ini menjelaskan tentang hari kiamat yang akan terjad dengan ditiupnya sangkakala. Pada saat itu orang kafir ketakutan, dan mereka merasa rugi karena telah membuang-buang waktu selagi berada di dunia.
Ayat-ayat ini menceritakan tentang Allah Swt yang menghibur Nabi Muhammad Saw dengan kisah Nabi Musa alaihissalam supaya beliau Saw tidak bersedih dengan kondisi orang-orang kafir yang tidak mau beriman, bahkan menentang risalahnya.
Kemudian ayat 27 sampai 33 berisi tentang Allah Swt yang menyebutkan bukti-bukti kekuasaan-Nya supaya tidak muncul lagi kepribadian seperti Fir’aun yang menentang dan mendustakan kebenaran.
Kandungan ayat 34 sampai 41 berisi tentang Allah Swt memberikan gambaran bagaimana keadaan manusia pada saat hari kiamat datang.
Terakhir ayat 42 sampai 46 berisi bahwa Allah Swt menutup surat ini dengan kisah perbuatan orang-orang kafir Makkah yang telah mengejek Rasulullah Saw dengan pertanyaan “ kapan Ya Rasulullah hari kiamat akan terjadi?”
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya