BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
(c) Shutterstock
Pasti senang dong rasanya saat impian menjalankan usaha sendiri akhirnya bisa terlaksana. Tapi, sebagai seorang newbie, ternyata ada banyak hal yang bikin bingung dan perlu banget untuk terus dipelajari. Salah satunya adalah soal laporan keuangan UMKM yang sedang dikembangkan.
Bisnis apapun penting untuk memiliki laporan keuangan, karena dari situlah owner usaha bisa mengetahui posisi keuangan perusahaan. Selain itu, laporan keuangan juga dibutuhkan saat ingin mencari investor atau pinjaman di bank sebagai modal tambahan. Masih dibuat bingung dengan laporan keuangan UMKM? Belajar bareng para finalis Festival Kreatif Lokal (FKL) 2020 yang dipandu oleh mentor dari Prasetiya Mulya, yuk!

Sesi Business Coaching tentang laporan keuangan ini dipandu oleh Switomo Santoso yang sudah punya pengalaman panjang dalam dunia keuangan. Sebelum memulai ke inti topik materi, ia menjelaskan tentang perbedaan aset dan omzet yang wajib diketahui para business owner. Aset adalah semua barang yang dimiliki untuk menjalankan usaha, sementara itu omzet adalah total penjualan secara menyeluruh yang belum termasuk laba.
Setelah menjelaskan dasar-dasar tersebut, Switomo melanjutkan tentang masalah yang sering dialami keuangan UMKM. Ternyata ada banyak, mulai dari tidak melakukan pencatatan keuangan secara terukur dan teratur, mencampur keuangan pribadi dengan keuangan bisnis, serta perencanaan dan pengelolaan utang yang tidak tepat. Selain itu, UMKM biasanya melakukan penghitungan biaya, laba rugi, dan harga jual yang belum tepat serta tidak menentukan gaji sebagai pemilik bisnis.

Dalam sesi tersebut, Switomo juga memberikan penjelasan tentang siklus akuntansi yang umumnya terjadi. Dimulai dari terjadinya transaksi, pencatatan, kategorisasi, ringkasan transaksi, dan terakhir pembuatan laporan keuangan. Nah, laporan keungan ini merupakan dokumen atau catatan yang berisi tentang berapa banyak aset atau harta yang dimiliki, utang, dan modal dalam menjalankan usaha.
Dalam laporan keuangan juga menjelaskan berapa laba bersih yang didapatkan oleh sebuah usaha. Ada beberapa tahapan yang dilakukan, seperti menghitung total hasil penjualan yang dikurangi laba kotor. Selanjutnya menentukan operating profit, laba sebelum pajak, dan terakhir net profit atau laba bersih.

Dalam sesi Business Coaching tersebut, para finalis juga belajar tentang cara menghitung PPh bagi UMKM. Sejak berlaku PP 46 Tahun 2013 bagi WP Orang Pribadi dan WP Badan, penghitungan pajak dipukul rata. Penghasilan bruto yang diterima langsung dikenai pajak UMKM sebesar 0,5%. Untuk pembayaran pajak UMKM ini bisa dilakukan dengan setor sendiri atau dipotong/dipungut oleh Pemotong/Pemungut.
Gimana, sudah mulai paham tentang laporan keuangan UMKM dan cara mengitung pajak penghasilan? Semoga bisa bermanfaat untuk meningkatkan usahamu ya, Sahabat Dream!
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
