7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Belanja Online. (Foto: Shutterstock)
Dream – Ramadhan menjadi bulan penuh berkah bagi pelaku industri e-commerce. Penjualan selama bulan Ramadan dari para pemilik lapak khususnya pengelola e-commerce biasanya mengalami kenaikan transaksi 3-5 kali lipat dibanding bulan sebelumnya.
Head of Business Development ShopBack Indonesia, Yolanda Margaretha, menjelaskan daya beli masyarakat sepanjang Ramadhan memang meningkat dari tahun ke tahun.
“ Hal ini pun ditujukan dengan rata-rara belanja masyarakat pada Ramadhan tahun lalu yang mencapai Rp1,2 juta, meningkat 74 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Yolanda di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Sabtu 11 Mei 2019.
ShopBack Indonesia mencatat ada peningkatan transaksi 3 kali lipat pada Ramadhan 2018. Tahun ini, ShopBack menargetkan peningkatan jumlah order serta nilai transaksi sebesar 2 kali lipat daripada Ramadhan 2018.
Yolanda memprediksi nilai rata-rata belanja masyarakat pada Ramadhan tidak terlalu mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“ Namun, kami optimis, tahun ini jumlah pemesanan serta nilai transaksi di ShopBack bisa naik hingga dua kali dibandingkan Ramadhan sebelumnya,” kata dia.
Berdasarkan data Criteo baru-baru ini, penjualan di platform e-commerce mulai menanjak 10 hari menjelang Ramadhan dan berlanjut hingga penghujung Ramadhan.
Kondisi yang sama tercatat pada data historis ShopBack, di mana transaksi tercatat mulai naik pada 10-11 hari menjelang Ramadan dan puncaknya pada minggu ketiga Ramadhan. Di periode ini masyarakat biasanya sudah mulai menerima bonus THR.
Waktu belanja paling banyak dipergunakan pada pengunjung e-COmmerce untuk berselancar adalah pukul 11.00-15.00.
Terkait pola perilaku belanja online saat Ramadhan tahun ini, ShopBack pun baru-baru ini melakukan survei terhadap lebih dari 6500 responden di lima kota besar di Indonesia, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar.
Sebanyak 53,5 persen responden mengaku akan mengalokasikan seperempat dari THR yang diterima untuk berbelanja online. Dalam dua tahun terakhir, pengelolaan uang THR untuk belanja oleh masyarakat memang semakin bijak.
Pada 2017, masyarakat yang mengalokasikan seperempat dari THR untuk belanja online hanya mencapai 38 persen.
Berdasarkan hasil survei yang sama, beragam promo diskon dan cashback menjadi hal utama yang mempengaruhi responden dalam berbelanja online menjelang dan saat Ramadhan, dengan persentase 79,4 persen. Diikuti dengan harga murah (8,4 persen) dan lebih efisien di posisi ketiga dengan persentase (4,5 persen).
Promo memang selalu menarik perhatian masyarakat dalam berbelanja. Karena itulah banyak platform e-commerce dan brand-brand lainnya berbondong-bondong menawarkan promo spesial Ramadhan.
“ ShopBack senantiasa mendorong masyarakat untuk dapat berbelanja online dengan bijak, cermat dan hemat. Pada Ramadhan kali ini pun, ShopBack menggelar Gebyar Ramadhan Online, dengan promo diskon hingga 90% dan tambahan cashback hingga 5 kali lipat,” kata dia.
Sementara itu, produk fesyen selalu menjadi produk yang sering dibeli responden di platform online pada Ramadhan pada tiga tahun terakhir. Menariknya, produk digital (pulsa, paket data, token PLN, dan voucher game) menjadi lebih populer dalam dua Ramadhan terakhir.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?