Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Setiap karyawan tentunya mendambakan perusahaan yang bisa menghargai karyawan dan memberikan rasa nyaman saat bekerja. Lebih-lebih perusahaan itu memberikan peluang bagi karyawan untuk mengembangkan kariernya.
Lalu, bagaimana kalau bekerja di perusahaan yang tidak menghargai karyawannya?
Dilansir Forbes, Sabtu 16 April 2016, CEO and founder Human Workplace, Liz Ryan, mengatakan ada banyak perusahaan besar dan kecil yang mencari potensi karyawan dan membuatnya ke arah yang kompetitif.
Tapi, ada juga perusahaan yang membuat karyawannya seakan-akan berada di penjara dengan menerapkan setumpuk aturan, membuat karyawannya bekerja lembur, bahkan membuat mereka takut terhadap pekerjannya.
Jika bekerja di tempat seperti ini, Ryan menyarankan mereka keluar dan mencari pekerjaan lain.
" Jika bekerja di tempat ini, Anda bisa meninggalkannya," kata dia.
Ada beberapa tanda-tanda perusahaan yang sepantasnya ditinggalkan pekerjanya. Sebut saja,mereka mengekang karyawan dengan banyak aturan sehingga karyawan tidak bisa bergerak tanpa izin atasan. Ada juga yang sengaja menempatkan manajer dan supervisor untuk menekan pegawai, atau membuat kebijakan jangka pendek tanpa mengikutsertakan karyawan.
Cara lain yang dilakukan perusahaan adalah meminta karyawan untuk menghadiri rapat pada pukul 07.00 pagi dan di hari libur sekalipun. Bahkan, membicarakan gaji pun dianggap sebagai sebuah kejahatan.
Jika tanda-tanda ini muncul, Liz pun menyarankan karyawan tersebut untuk meninggalkan perusahaan itu. Karyawan tidak akan bisa bekerja, bahkan berkembang sekali pun, di lingkungan kerja bagaikan penjara itu.
" Anda bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Anda bisa memperbarui CV Anda dan mulai mencari pekerjaan lain minggu depan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam