Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah yang dikerjakan seseorang yang baru saja memasuki masjid. Sholat sunnah ini dapat dilakukan pada hari jum’at sebelum melaksanakan sholat jum’at atau sholat wajib berjamaah di hari-hari biasa.
Sholat Tahiyatul Masjid memiliki makna untuk menghormati masjid sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda: “ Apabila seseorang di antara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk sebelum sholat dua rakaat lebih dahulu (HR. Al-Bukhari & Muslim).

1. Membaca Niat
Niat sholat tahiyatul masjid adalah:
usholli sunnatan tahiyyatal masjidi rokataini lillaahi taaalaa
Artinya : Saya niat sholat tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah ta’ala
2. Takbiratul ihram (Allahu akbar)
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca surah al-Fatihah.
5. Membaca surah pendek
6. Ruku dengan tumaninah.
7. Itidal dengan tumaninah.
8. Sujud dengan tumaninah.
9. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.
10. Sujud kedua dengan tumaninah.
11. Berdiri lagi menunaikan rakaat yang kedua.
12. Membaca surah al-Fatihah.
13. Membaca surah pendek
14. Ruku dengan tumaninah.
15. Itidal dengan tumaninah.
16. Sujud dengan tumaninah.
17. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.
18. Sujud kedua dengan tumaninah.
19. Tasyahud akhir dengan tumaninah.
20. Membaca salam menengok ke kanan dan ke kiri.

Allahummajal fii qolbiy nuuron, wajal fii lisaaniy nuuron, wajal fii samiy nuuron, wajal fii bashoriy nuuron, wajal kholfiy nuuron, wa amamaamiy nuuron, wajal min fawqiy nuuron wa min tahtii nuuron. Allahumma azhim lii nuuron.
Artinya: “ Ya Allah, berikanlah cahaya di hatiku, lisanku, pendengaranku, penglihatanku, di belakangku, di hadapanku, di atasku dan di bawahku. Ya Allah berikanlah aku cahaya.” (HR. Abu Daud)
Hendaknya ketika memasuki masjid melangkahkan kaki kanan terlebih dahulu, serta disunnahkan membaca doa, sebagai berikut: bismillah wassalaamu ala rosulillah. Allahummaghfir lii dzunuubi waftahlii abwaaba rohmatik.
Artinya: “ Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah (bisa diganti dengan Basmlah, lalu kalimat selanjutnya), Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu.”
Saat keluar masjid sebaiknya mendahulukan sisi kiri atau kaki kiri. Adapun doa yang sebaiknya diucapkan adalah: Bismillah wassalaamu ala rosulillah. Allahummaghfir lii dzunuubi waftahlii abwabaa fadhlik
Artinya: “ Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah padaku pintu karunia-Mu.”

Ada beberapa keutamaan bila seseorang melaksanakan sholat Tahiyatul Masjid, yaitu:
Oleh Mustafa al-Khin dan Musthafa al-Bugha, Al-Fiqh al-Manhaji ala Madzhab al-Imam al-Syfii: “ Pahala kesunnahan sholat Tahiyatul Masjid ini bisa dihasilkan dengan ia mengerjakan sholat fardhu atau sholat sunnah lainnya, karena tujuan utamanya ialah agar seseorang jangan tergesa-gesa duduk di dalam masjid tanpa ia melakukan sholat.”
Imam Nawawi ra mengatakan,“ Sebagian mereka (ulama) mengungkapkannya dengan Tahiyyah Rabbil Masjid (menghormati Rabb-Tuhan yang disembah dalam- masjid), karena maksud dari sholat tersebut sebagai kegiatan taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah, bukan kepada masjidnya, karena orang yang memasuki rumah raja, ia akan menghormat kepada raja bukan kepada rumahnya.” (Hasyiyah Ibnu Qasim: 2/252)
Percakapan antara Tsauban dengan Rasulullah SAW. Beliau bersabda: “ Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak sholat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu. Lalu Madan berkata, Aku pun pernah bertemu Abu Darda dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku. (HR. Muslim).
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya