Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Bagaimana Caranya Menjaga Produktivitas Saat Bekerja Di Luar Kantor? (Foto: Shutterstock)
Dream – Belakangan ini, suhu panas melanda sejumlah daerah. Suhu panas ini berdampak langsung bagi Sahabat Dream yang bekerja di lapangan atau harus sering-sering keluar kantor.
Selain menurunkan produktivitas, cuaca panas juga bisa membuat seorang karyawan dehidrasi.
Dikutip dari CekAja, Rabu 23 Oktober 2019, ada enam tips yang bisa kamu ikuti agar tubuhmu tak kekurangan cairan dan produktivitas kerja tetap terjaga.
Pertama, menambah porsi minum air putih. Saat matahari terik-teriknya, pilihan minuman yang terbaik bagi tubuh adalah air putih. Minuman ini akan menggantikan cairan tubuh yang terbuang melalui keringat.
Normalnya, seseorang minum air 8 gelas per hari. Saat cuaca panas, setidaknya kamu minum 10-13 liter per hari.
Ke dua, minum sebelum haus. Jangan pernah menunda minum air putih kapan pun kamu punya kesempatan. Tujuannya untuk menghindari dehidrasi. Jangan sampai menunggu kerongkongan kering.
Aktivitas yang padat memang membuat kamu seringkali lupa untuk minum air putih. Untuk menghindari hal tersebut, manfaatkan aplikasi atau fitur alarm di ponsel sebagai pengingat waktu minum air putih.
Jangan Paksakan Tubuh
Ke tiga, jangan memaksakan tubuh beraktivitas di bawah terik matahari saat tubuhmu sedang tidak sehat. Perlu diperhatikan, cuaca panas memicu berbagai penyakit timbul.
Jangan lupa memeriksakan kondisi tubuh jika punya riwayat penyakit seperti kardiovaskular, diabetes, dan penyakit kronis lainnya. Konsultasikan juga ketahanan tubuh terhadap panas jika kamu mengkonsumsi obat-obatan khusus.
![]()
Jangan Salah Kostum
Ke empat, pakailah pakaian yang tepat. pakaian dan celana dengan bahan yang nyaman untuk digunakan beraktivitas di bawah sinar matahari. Hindari juga warna-warna gelap yang menyerap panas.
Jangan lupa untuk kenakan aksesori tambahan jika dibutuhkan seperti topi, kacamata hitam, payung, dan tabir surya agar kulit tetap lembab.
Konsumsi Buah-buahan
Ke lima, konsumsilah buah-buahan. Di tengah cuaca panas, sangat dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi. Misalnya, semangka dan belimbing.
Selain memberi variasi dari upaya mencegah dehidrasi lewat air putih, memakan buah-buahan bisa menambah asupan kalori yang menyumbang energi untuk mendukung aktivitas sepanjang hari.
![]()
Cek Warna Urine
Ke enam, sering-sering mengecek warna urine. Meminum banyak air putih atau buah-buahan dengan kandungan air tinggi otomatis akan meningkatkan frekuensi buang air kecil kamu. Manfaatkan momentum di toilet tersebut untuk mengecek warna air seni alias urine kamu untuk memastikan kebutuhan cairan tercukupi atau tidak.
Jika warnanya jernih, tandanya kebutuhan cairan kamu tercukupi dengan baik. Sebaliknya, bila urin berwarna kuning pekat, kamu harus menambah asupan cairan saat itu juga.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan