Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Joko (merdeka.com)
Dream - Pepatah modern bilang, 'bekerja keraslah sampai orang lain menganggapmu memelihara pesugihan'. Adagium itu mengajarkan agar semua orang tidak menyerah sebelum meraih sukses, seperti yang dilakukan Joko Hartono.
Pada 1986, Joko hijrah dari Solo, Jawa Tengah, ke Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat. Dia mencoba peruntungan dengan berjualan bakso. Semula, Joko menjajakan dagangannya dengan berjalan kaki, keliling dari kampung ke kampung.
" Waktu itu emang niatnya mau usaha dari Solo modal nekat bawa rancatan (alat pikul). Pengalaman saya itu (jualan) mikul selama tiga tahun," kata Joko, dikutip dari mereka.com.
Setelah itu, Joko tak lagi keliling. Dia membuka kios kecil di terminal Cibadak. Lambat laun, usahanya berkembang hingga punya pabrik bakso sendiri.
" Waktu itu punya kios kecil di terminal Cibadak. Kemudian kita coba bikin pabrik sekarang alhamdulillah kita mulai dari bahan ayam hidup dari kandang saya, langsung masuk ke gudang saya, langsung jadi bahan makanan juga," tutur Joko.
Omzet Joko juga semakin besar. Dulu, saat pertama jualan bakso hanya mampu menghabiskan setengah kilogram daging. Keuntungannya cuma Rp2.500.
Tetapi, sepuluh tahun belakangan, rezeki Joko benar-benar bak air bah. Kini dalam sehari dia mampu menghabiskan 1,5 ton daging ayam yang dipotong dari peternakannya. Pabriknya bisa menghabiskan sekitar 1600 ekor ayam.
" Kalau lagi ramai bisa sampai 1,5 ton kalau lagi sepi model gini paling satu ton bisa 1,2 ton atau 1,1 ton. Kalau ayam peren itu rata-rata 600 ekor kalau boiler bisa sampai 1000 (per hari)," kata Joko.
Joko kini bisa menggenggam omzet Rp60 juta setiap harinya. Jumlah itu akan menjadi tiga kali lipat saat Lebaran.
" Kalau untuk hari-hari ini itu rata-rata mencapai Rp60 juta (omset) satu hari tapi kalau tanggal muda bisa sampai Rp70 juta ini khusus bakso. Beda lagi Lebaran beda bisa sampe Rp250 juta Rp300 juta satu hari kalau lebaran," ungkap Joko.
Kesuksesan Joko bahkan sampai membuatnya dicurigai oleh para tetangga, yanag menudingnya memelihara pesugihan. Namun Joko tidak pernah ambil pusing. Dia menganggap tudingan itu sebagai cobaan.
" Waktu saya bangun masjid di depan katanya 'Pak Joko pakai pesugihan ya?'. Ya udah saya jawab aja iya lah mau gimana saya jawab juga gatau pada percaya atau enggak," kata Joko sambil tertawa.
Joko bisa memaklumi tudingan tersebut. Sebab, kala itu usahanya sedang berkembang pesat. " Tapi bagi kita enggak aneh lah itu cobaan saya biarin aja lah ngapain harus percaya pesugihan gitu-gitu," ujar dia.
Kini, Joko punya peternakan ayam, tempat pemotongan, dan pabrik bakso sendiri. Ia juga memiliki banyak karyawan yang membantunya menjalankan bisnis.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan