7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Asuransi Yang Cocok Disiapkan Buat Generasi Milenial Dan Gen Z (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Istilah asuransi pasti sudah tidak asing lagi. Namun belum banyak masyarakat yang paham akan pentingnya asuransi.
Secara sederhana, asuransi seperti jaminan perlindungan ketika ada kejadian yang tidak terduga, seperti sakit, kerusakan, kehilangan, hingga kematian. Asuransi pun banyak jenisnya, mulai asuransi kesehatan hingga asuransi kendaraan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), asuransi adalah perjanjian antara dua pihak di mana satu pihak berkewajiban membayar iuran dan pihak lainnya berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya saat terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama sesuai dengan perjanjian yang dibuat.
Di tengah banyaknya jenis asuransi, lalu asuransi apa yang cocok untuk Generasi Milenial dan Gen Z?
Menurut bcalife.co.id, asuransi kesehatan merupakan asuransi yang memberi jaminan pengganti biaya pengobatan tertanggung, seperti biaya perawatan rumah sakit, pembedahan, hingga obat-obatan.
Jika sudah memiliki asuransi kesehatan dari kantor, tidak ada salahnya untuk membeli asuransi kesehatan lain secara mandiri. Pasalnya, saat berhenti bekerja atau pensiun, asuransi kesehatan dari kantor akan diberhentikan dan biaya pengajuan asuransi di usia tua akan semakin mahal.
Dalam melakukan rutinitas sehari-hari, risiko akan terjadinya musibah atau kecelakaan adalah hal yang tidak dapat diprediksi. Sebagai langkah antisipasi, kamu bisa mengandalkan asuransi kecelakaan diri untuk perlindungan dari kerugian finansial.
Asuransi ini memberikan jaminan tertanggung atas terjadinya suatu kecelakaan yang menyebabkan cacat sementara maupun cacat tetap, memerlukan perawatan dan pengobatan, hingga kematian.
Satu lagi jenis asuransi yang juga patut dimiliki yakni asuransi jiwa. Asuransi jiwa dapat diartikan sebagai asuransi yang akan memberikan pertanggungan penuh atas kondisi kematian, cacat tetap total atau keadaan tidak produktif yang menyebabkan tertanggung kehilangan sumber penghasilan.
Adapun beberapa jenis asuransi jiwa yang umumnya tersedia, antara lain Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance), Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance), Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance), dan Asuransi Unit Link.
Asuransi jiwa juga sangat disarankan untuk dimiliki oleh seorang kepala keluarga atau tulang punggung keluarga karena ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepadanya, maka nasib perekonomian keluarga akan tetap terjamin berkat adanya uang penanggungan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?