Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi QRIS (Foto: Shutterstock)
Dream - Penipuan bermodus stiker Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) palsu di kotak amal masjid turut menyita perhatian.
Salah satunya Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi, yang membagikan tips, bagaimana mengetahui QRIS palsu yang beredar di masjid.
Hery mengimbau masyarakat mengecek terlebih dahulu setelah memindai barcode QRIS di kotak amal masjid untuk memastikan apakah barcode tersebut dimiliki bank atau bukan.
" Imbauan kepada masyarakat yang ingin mendonasi ataupun bersedekah, infaq, ketika ditap barcodenya kelihatan ini banknya," kata Hery Gunardi di Gedung Pusat Muhammadiyah, Jakarta 12 April 2023.
Setelah di-tap atau pindai, lanjut Hery, pastikan terlampir nama bank syariah di belakang nama masjid yang menyediakan kotak amal.
" Kalau bukan BSI atau bank syariah lainnya baiknya enggak usah. Harus bank di belakangnya. Harus di cross check, di-scan bank bukan yang memiliki rekening," lanjut Hery.
Hery menginformasikan bahwa BSI juga telah bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang mempunyai amanah untuk memasang QRIS di kotak amal masjid-masjid di Indonesia.
" Kita diamanahkan memasang QRIS di kotak amal masjid-masjid. Dari 200 ribu masjid di Indonesia mungkin sepertiganya sudah jalan," ujar Hery.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy, juga meminta masyarakat untuk hati-hati, terkait transaksi pembayaran tidak langsung, terutama untuk amal, sedekah, maupun infaq.
" Perlu waspada dan hati hati terutama di dalam menggunakan pembayaran baik maupun amal, sedekah, infaq yang tidak menggunakan uang langsung," katanya di Gedung Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Rabu, 12 April 2023.
Menurutnya, modus penipuan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk lebih waspada.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya