Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Sumber: Shutterstock
Dream - Pembatasan aktivitas bersama dengan banyak orang terjadi besar-besaran yang berakibat menyempitnya lapangan pekerjaan dan menurunnya angka penjualan. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM offline banyak terkena imbasnya.
Beberapa di antaranya bahkan terpaksa menurunkan produksi atau mengurangi jumlah karyawan. Keadaan ini seharusnya menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan teknologi.
Sahabat Dream yang ingin memulai berjualan online, dapat menyimak beberapa tips memaksimalkan penjualan UMKM secara online berikut.

1. Manfaatkan Fitur Promo
Beragam marketplace menghadirkan beberapa fitur promo seperti gratis ongkir, voucher potongan harga hingga cashback. Hal ini dapat dimanfaatkan para UMKM untuk mempromosikan produk mereka.
“ Jika ada promo voucher di Tokopedia biasanya hal ini dimanfaatkan para penjual untuk ikutan promosi. Jadi promo juga berlaku di toko mereka” jelas Ekhel Chandra Wijaya, External Communication Tokopediq, pada konferensi virtual bertajuk Nyok Kite Lestarikan Budaya Betawi lewat Karya UMKM Lokal, 22 Juni 2021.
2. Ikuti Program dan Kampanye

Pada momentum tertentu, marketplace mengadakan kampanye untuk para penggunanya. Beragam penawaran akan diberikan marketplace untuk mempromosikan barang-barang para penjualnya.
“ Kita ada Waktu Indonesia Belanja dan tidak hanya itu ada beberapa momentum yang bisa dimanfaatkan para penjual” tambah Ekhel
Inovasi yang dilakukan harus mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen.
“ Salah satu inovasi yang bisa dilakukan sesuai momentum seperti saat perayaan ulang tahun Jakarta, bisa membuat hal-hal yang berhubungan dengan ikon Jakarta” tambah Ekhel.

Seperti yang dilakukan 2 UMKM dengan menghasilkan beragam produk kebudayaan Betawi yaitu Thekla Odelia dengan Caramie dan Ukrumah Suda dengan kerajinan tangan khas Indonesia di balik produk CariSouvenir.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan