Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Sumber Foto: Shutterstock
Dream - Perempuan sejatinya memiliki hak untuk menentukan pilihan dalam hidupnya. Pilihan dalam berkarir maupun berkeluarga. Juga pilihan dalam menentukan perannya sebagai pelajar, pekerja, istri, ataupun ibu.
Namun faktanya, perempuan muda di Indonesia masih menghadapi begitu banyak tantangan dari lingkungan yang menghambat mereka untuk memilih, berkembang dan meraih cita-cita.

“ Menurut survei yang kami lakukan di 2021 terhadap perempuan muda di berbagai wilayah Indonesia, 60% dari mereka merasa tantangan terbesar dalam meraih mimpi berasal dari faktor keluarga dan tuntutan masyarakat,” ujar Psikolog Klinis, Inez Kristanti pada konferensi virtual Sunsilk, 22 November 2021.
Inez menambahkan bahwa 89% wanita Indonesia merasa ekspektasi dan stigma masyarakat terhadap sosok perempuan telah mempengaruhi cara mereka menentukan masa depan. Misalnya stigma bahwa wanita jangan sekolah dan bekerja terlalu tinggi karena nanti pria akan merasa minder. Padahal, menentukan masa depan dan cita-cita semestinya tidak dipengaruhi oleh ekspetasi orang lain.
“ Berbagai stigma terhadap perempuan pun masih ada di tengah masyarakat, sehingga beberapa perempuan bahkan tidak terpikir untuk memiliki mimpi, apalagi mewujudkannya,” lanjut Inez.
Cara mendorong perempuan muda agar termotivasi memiliki mimpi dan harapan adalah dengan pemberian dukungan. Dukungan ini bisa berbentuk support dari keluarga maupun hadirnya sosok yang dapat menjadi role model.
Sosok role model ini secara tidak langsung akan memotivasi perempuan lain untuk meraih mimpi-mimpinya.

" Dukungan bisa dari mana saja, bisa dari keluarga atau role model. Seseorang bisa bermimpi ketika melihat wanita lainnya, jadi ketika melihat perempuan lain jadi terinspirasi," ujar Inez.
Selain dukungan, hal lain yang tidak kalah penting adalah tersedianya akses untuk mengembangkan diri. Faktanya, keterbatasan akses mengakibatkan 28,64% perempuan muda Indonesia tidak bisa bersekolah, bekerja, atau mengikuti pelatihan.

" Kalau wanita bermimpi didukung dan bisa diberi wadah dan kesempatan-kesempatan untuk berkembang sesuai passion, maka akan semakin yakin untuk mewujudkannya, tapi sayangnya fasilitas dan kesempatan ini belum dimiliki oleh semua wanita di Indonesia," jelas Inez.
Melihat tantangan wanita untuk meraih mimpinya, Sunsilk melalui kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau memberikan sebuah wadah bagi perempuan Indonesia untuk berkarya serta memaksimalkan potensi yang dimiliki.

" Kami berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan muda Indonesia untuk meraih mimpi dan memberikan dukungan yang lebih holistik melalui kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau,” kata Senior Brand Manager Sunsilk, Elviana Lim pada kesempatan yang sama.
Memaksimalkan potensi yang dimiliki para wanita, Sunsilk dengan Skill Academy menghadirkan kelas soft skill berupa rangkaian kelas online gratis dari para expert agar perempuan Indonesia berani bermimpi, mengenali bakat dalam diri untuk memulai ataupun mengembangkan karir. Selain itu juga dapat memperlajari untuk menguasai keterampilan berkomunikasi.
Tak hanya kelas soft skill, tersedia pula kelas hard skill, yaitu kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai kelas yang tersedia di Skill Academy.
“ Keseluruhan modul yang kami kembangkan bersama Sunsilk terinsipirasi dari tantangan yang dihadapi oleh perempuan Indonesia saat ini. Salah satu program yang mendapat animo sangat positif adalah program mentorship, yaitu rangkaian webinar eksklusif dan one-on-one mentorship dengan sederetan sosok berpengalaman di bidang kewirausahaan, beasiswa, dan perencanaan karir," kata Skill Academy Manager, Pretty Kusumaningrum pada kesempatan yang sama.
Dengan target menjangkau 500.000 perempuan, dukungan Sunsilk melalui kampanye ini akan terus berlangsung melalui kelas online yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh perempuan muda Indonesia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam