Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: TikTok @ameliatring
Dream - Pandemi Covid-19 yang masih mewabah di kota Jakarta ternyata mulai menyisakan banyak kisah pilu. Selain sanak keluarga atau teman yang meninggal dunia, wabah yang dipicu virus Sars-CoV-2 telah menyebabkan banyak perubahan di banyak tempat keramaian.
Salah satunya adalah tempat nongkrong anak Jakarta di era 1980-an yang mulai kehilangan pamornya. Kawasan Blok M yang dulunya ramai dengan pedagang buku bekas kini terlihat sepi pengunjung.
Kondisi yang membuat para pemilik lapak terpaksa gigit jari karena penjualan buku mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal itu dibenarkan seorang pria yang disapa Pak Agus yang menjadi penghuni lapak buku bekas di kawasan Blok M.
Pak Agus bahkan terpaksa menjual buku-bukunya dengan harga murah yakni sekitar Rp10 ribu. Tak hanya untuk menyambung hidup, buku-buku itu dijual merah agar dia bisa cepat membayar utang.
Kisah Pak Agus tersebut diunggah oleh pemilik akun TikTok @ameliatring pada Minggu, 11 September 2022.
Dalam video, tampak Pak Agus yang masih dengan telaten menjajakan buku-bukunya.
" Beliau Pak Agus penjual buku di Blok M, murah-murah banget gais banyak yang 10k,” tulis si pemilik akun dalam keterangan videonya.
Meski menjual buku hanya seharga Rp10 ribu, Pak Agus tetap menjaga kualitas buku-bukunya terjaga dengan baik. Meski tak sebagus buku baru, barang dagangan Pak Agus masih terawat dan layak dibaca.

" Bapaknya baik banget, dicariin dan direkomendasiin buku yang bagus, fyi buku second ya, tapi bagus-bagus dan layak baca," jelas si pengunggah video.
" Kalau ke Blok M jangan lupa mampir ke toko Agustin Book ya. Dari pintu depan Blok M Square turun ke bawah," imbuhnya.
Sontak saja unggahan video tersebut pun menuai perhatian dari warganet. Banyak dari mereka yang menuliskan komentar berisi doa dan semangat untuk Pak Agus.
" Aku dah beli disini, bapak dan anaknya baik banget. Makasih banyak ya pak. Semoga tambah laris dan berkah jualannya ya. Aamiin," komentar warganet.
" Laris manis dan berkah jualan bapak. Sehat terus buat bapak," komentar warganet.
" Kak kalau udah ada olshopnya tolong kabari ya, kebetulan ada beberapa buku mata pelajaran yang lagi dicari. Siapa tahu berjodoh sama bapaknya," sahut yang lainnya.
" Aku pernah beli buku di sini, bapaknya baik banget dan harganya menurutku nggak mahal-mahal kok," tutur warganet lainnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya