Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sarah Yates (Manchester Evening News)
Dream - Siapa yang tak bahagia jika bisa membeli rumah dari hasil jerih payah sendiri. Seperti wanita berikut ini yang mampu membeli rumah senilai £139.000 atau sekitar Rp2,54 miliar di usia 24 tahun, menariknya uang itu didapatkan dari hasil menabung.
Wanita tersebut bernama Sarah Yates, yang kini berusia 27 tahun. Dia telah mengumpulkan uang sejak usia 14 tahun dari pekerjaan mengantar koran sampai di tahun pertama kuliah, berdasarkan laporan Manchester Evening News.
" Saya telah rajin menabung sejak saya masih muda. Ketika saya berusia sekitar 14 tahun, saya pengantar koran dan saya tidak berhenti melakukannya sampai saya berada di tahun pertama kuliah," katanya.
Sebelum akhirnya menjadi wartawan, dia pernah sangat malu ketika mengantar koran dan bertemu dengan teman laki-lakinya. Dia mengaku diremehkan.
" Saya kemudian berhenti dan mendapat pekerjaan di Clarks, kemudian saya mendapatkan pekerjaan pertama saya sebagai jurnalis ketika saya berusia 19 tahun. Saya selalu berusaha menabung," ungkapnya.
Untungnya, Sarah tinggal di rumah bersama orang tuanya yang membantunya menyisihkan uang. Ketika berusia 24 tahun, wanita ini gencar melakukan penawaran.
" Saya mengajukan penawaran pada sekitar lima rumah yang berbeda selama satu tahun tetapi penawaran saya terus ditolak dan saat itulah saya menyadari bahwa orang-orang menawarkan lebih dari harga yang diminta," ceritanya.
Kemudian dia menemukan sebuah rumah teras dengan dua tempat tidur di Stockport yang kumuh, namun persis seperti yang diinginkannya. Dia menawarkan harga sebesar £140.000, tetapi sekali lagi, tawarannya ditolak oleh pemiliknya.
" Mereka menolak saya karena mereka menginginkan lebih, jadi pada akhirnya saya hanya bertanya kepada mereka apa yang akan mereka terima,” ungkapnya.
Namun pemilik rumah di Stockport itu menerima tawaran pembelian dari Sarah seharga £139.000, setelah ada beberapa masalah yang terjadi.
" Saya sangat beruntung mendapatkannya untuk itu. Tawaran saya diterima pada Maret 2020 tepat di awal pandemi,” ujar Sarah.
Penghematan Sarah pun tidak berhenti sampai di situ, untuk mengurangi biaya renovasi. Selama sembilan bulan, setelah mendapatkan kunci rumah dari sang pemilik pada Agustus 2029, Sarah banyak melakukan pekerjaan renovasi sendiri. Dia membeli apa pun yang dia butuhkan dengan anggaran terbatas.
“ Banyak pekerjaan yang saya lakukan sendiri untuk memotong biaya seperti pengupasan dinding, pemasangan ubin dan pengecatan. YouTube adalah sahabat saya selama renovasi,” tambahnya.
" Saya suka itu milik saya, saya bangga bahwa saya telah berhasil membeli rumah saya sendiri dan melakukan semuanya,” ucap Sarah.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya