Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jalan Rusak Di Blitar (Foto: Instagram @video_medsos)
Dream - Sosial media dihebohkan dengan video pohon pisang di tempat tak biasa. Pasalnya dalam video unggahan akun @video_medsos, pohon pisang berdiri di tengah-tengah jalan.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes jalan yang rusak dan tak kunjungi diperbaiki. Tepatnya di RT 2 RW 7 Dusun Semanding, Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar Jawa Timur.
Adanya pohon di tengah jalan membuat pengendara motor harus meliak-liuk mengikuti ruas jalan yang tidak ditanami pohon.
Melansir BeritaJatim, warga setempat menanam pohon pisang di jalan rusak sepanjang 1 kilometer. Mereka menagih janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar untuk memperbaiki jalan.

Aksi ini ternyata bukanlah yang pertama, melainkan kedua kalinya selama kurun waktu 3 bulan terakhir.
Pada akhir bulan April lalu, Pemkab Blitar dikatakan sudah menyepakati akan melakukan perbaikan pada penambalan jalan berlubang. Namun hingga bulan Juni jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.
“ Sebelumnya pada waktu aksi pertama itu ada respon katanya dalam satu bulan lagi akan ada respon atau perbaikan tapi ditunggu hingga sekarang tidak ada apapun perubahan jadi masyarakat kembali menanami jalan ini dengan pohon,” kata Mulyono, salah satu warga Dusun Semanding.
Jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan dua desa yakni Desa Bangle dan Kelurahan Garum Kabupaten Blitar.
Masyarakat pun mengancam akan menutup jalan jika tidak ada perbaikan. Kondisi jalan berlubang itu juga disebut sering menimbulkan kecelakaan. Dan semakin membahayakan saat hujan tiba karena lubang jalan akan berubah menjadi kolam.
“ Ya kondisinya gini Mas berlubang-lubang semua ini sudah lama dan katanya ada perbaikan tapi sampai sekarang juga belum ada realisasinya,” ucap Mulyono.

Protes ini juga ditempuh oleh warga demi meminimalisir terjadinya kecelakaan. Selain itu dengan langkah tersebut dirasa mampu untuk mencegah terjadinya penambahan jalan yang rusak akibat dilewati kendaraan berat.
“ Kami meminta untuk segera diperbaiki kalau tidak ya ya udah biarin gini aja pohon-pohon ini biar jalannya nggak tambah rusak,” tegasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya