Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wah, Sebagian Besar Generasi Milenial Menyesal Setelah Membeli Rumah.
Dream – Sebuah survei menunjukkan fakta mengejutkan tentang generasi milenial yang membeli rumah. Sebagian besar generasi Y mengaku menyesal setelah membeli rumah.
Dikutip dari CNBC, Minggu 21 Juli 2018, Bank of West merilis survei tentang generasi milenial. Hasilnya, sebanyak 4 dari 10 generasi milenial yang disurvei mengaku telah memiliki rumah sendiri.
Namun ada kabar buruknya. Sebanyak 68 persen dari responden mengaku menyesal setelah membeli hunian tersebut.
“ Generasi milenial begitu bersemangat untuk memiliki rumah,” kata Kepala Bisnis Ritel Bank of West, Ryan Bailey.
Menurut Bailey, semangat para anak muda itu sayangnya dilakukan dengan meninggalkan banyak kesalahan.
Dalam pandangannya, ada empat kesalahan yang dilakukan oleh generasi milienial ini dalam membeli rumah. Yang pertama, masalah uang muka. Survei ini menemukan 1 dari 3 orang generasi Y menggunakan dana pensiun untuk membayar uang muka.
“ Meminjam sebagian uang dari masa pensiun mungkin masuk akal dalam keadaan khusus, tetapi itu jela tidak direkomendasikan,” kata dia.
Kesalahan yang kedua, menyepelekan biaya-biaya tambahan. Pengeluaran tidak berhenti begitu saja setelah membeli rumah. Generasi ini harus memahami biaya dasar, seperti tagihan listrik. Makanya, Bailey merekomendasikan untuk mempertimbangkan berapa banyak waktu dan uang yang diperlukan untuk memotong rumput, membersihkan rumah, atau menghadapi keran yang bocor.
Ketiga, membeli rumah yang tak beres. Survei menemukan 1 dari 5 orang generasi Y frustrasi dengan kerusakan yang mereka temukan setelah pindah dan juga mengatakan mereka menemukan rumah itu tidak " bekerja dengan baik" untuk keluarga mereka.
Untuk menghindari biaya tak terduga, para ahli merekomendasikan untuk mendapatkan calon rumah sebelum menyelesaikan penjualan.
" Jika pembeli pertama atau pemilik rumah baru, kamu mungkin bahkan tidak tahu apa yang harus dicari. Jadi, kamu menginginkan ada pihak yang ahli di sampingmu," kata Kepala Ekonomi Realtor.com, Danielle Hale.
(Sah, Laporan: Rahma Yultus)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya