Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Forbes Baru Saja Merilis Daftar Miliarder Tahun Ini. (Foto: Shutterstock)
Dream – Forbes baru saja merilis daftar orang terkaya tahun ini. Dalam daftar “ Forbes 35th Annual World’s Billionaires List”, jumlah miliarder bertambah 660 orang, menjadi 2.755 orang pada 2021.
Dikutip dari Forbes, Rabu 7 April 2021, secara keseluruhan, total kekayaan miiarder mencapai US$13,1 triliun (Rp188.954,4 triliun) pada 2021. Angkanya naik US$8 triliun (Rp115.392 triliun) dari total kekayaan miliarder pada 2020.
Pada tahun ini, tercatat ada 493 orang pendatang baru. Forbes mencatat setidaknya ada 1 miliarder baru setiap 17 jam. Dari jumah ini setidaknya ada 210 orang berasal dari China dan Hong Kong, serta 98 orang berasal dari Amerika Serikat.
“ New comer” terkaya adalah Miriam Adelson dari Nevada, Amerika Serikat. Dia memiliki kekayaan senilai US$38,2 miliar (Rp550,99 triliun). Kekayaan ini merupakan warisan sang suami yang meninggal Januari lalu. Sang suami punya kerajaan kasino, Sheldon.
Pendatang baru lainnya adalah produser film dan TV, Tyler Perry. Dia merupakan pendiri aplikasi kencan, Bumble. Ada juga miliarder wanita termuda di dunia, Whitney Wolfe Herd, dan Guillaume Pousaz dari Eropa. Pousaz ini merupakan pendiri perusahaan pembayaran Checkout.com.
Tak hanya itu, Forbes juga mencatat ada 250 miliarder yang pernah keluar dari daftar miliarder, datang kembali. Menariknya, 86 persen miliarder itu lebih kaya daripada tahun lalu.
Ternyata, di tengah pandemi Covid-19, yang menekan ekonomi dunia, masih saja lahir para miliarder baru. Padahal, Bank Dunia mencatat, 115 juta orang hidup dalam kemiskinan akut pada tahun lalu. Tahun ini, diperkirakan jumlah orang yang hidup dalam kemiskinan akut sekitar 150 juta orang.
Dream – Saat jutaan orang di seluruh dunia kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19, kekayaan miliarder justru melesat.
Kekayaan miliarder di dunia justru melonjak 27.5 persen hingga senilai total 7,8 triliun poundsterling (Rp148.384,86 triliun), menurut laporan bank Swiss, UBS.
Dikutip dari Metro, Kamis 8 Oktober 2020, jumlah miliarder juga meroket dari 2.158 orang menjadi 2.189 orang. Kekayaan mereka naik karena dipengaruhi dari pasar saham global setelah berada di titik terendah selama lockdown.
![]()
UBS mencatat kekayaan pendiri Amazon, Jeff Bezos, melesat dari US$74 miliar (Rp1.087,22 triliun) pada tahun ini menjadi US$189 miliar (Rp2.778,36 triliun). Harta pendiri Tesla, Elon Musk, juga meroket dari US$76 miliar (Rp1.117,22 triliun) menjadi US$103 miliar (Rp1.514,13 triliun).
Perwakilan UBS yang menangani orang-orang superkaya, Josef Stadler, mengatakan kenaikan kekayaan ini sangat ekstrem. Orang
-orang kaya memiliki kantong untuk membeli lebih banyak saham di pasar saat dunia sedang ambruk. Saat pasar rebound, miliarder mendapatkan untung untuk menutup kerugianya.
Stadler mengingatkan ada masalah yang bisa muncul saat kekayaan miliarder meroket di tengah bencana keuangan global, yaitu reaksi publik. Para miliarder disebut sadar dengan risiko yang dimaksud.
Direktur Eksekutif Thinktank High Pay Center, Luke Hilyard, mengingatkan bahwa kejadian ini bisa merusak ekonomi dan sosial. Dia menyarankan agar para miliarder ini lebih banyak berkontribusi kepada masyarakat.
“ Siapa pun yang mengumpulkan kekayaan dengan skala ini dapat mudah menaikkan gaji karyawan yang menghasilkan kekayaan mereka atau berkontribusi lebih banyak dalam pajak untuk mendukukng layanan publik sekarang,” kata Hilyard.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan