Bayi Baru Lahir Tewas Digigiti Tikus

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 28 Agustus 2015 16:29
Bayi Baru Lahir Tewas Digigiti Tikus
Mata kiri si bayi rusak akibat dimakan tikus selama tinggal di unit perawatan intensif anak.

Dream - Seorang wanita di India menduga bayi yang baru dilahirkannya meninggal karena digigit tikus. Peristiwa memilukan itu terjadi saat sang bayi dirawat di sebuah rumah sakit milik pemerintah di India selatan.

Akibat kejadian itu tiga pejabat di Rumah Sakit Pemerintah Guntur di negara bagian Andhra Pradesh tempat bayi berusia 10 hari itu, dirawat diberikan sanksi.

Ibu sang bayi, Chavali Lakshmi, memberitahu staf rumah sakit setelah melihat beberapa jari anaknya tampak bekas gigitan.

Diduga, gigitan itu terjadi selama si bayi tinggal di unit perawatan intensif anak. Tidak itu saja, Lakshmi juga melihat mata kiri anaknya rusak akibat dimakan tikus.

" Anak saya dirawat di rumah sakit karena akan menjalani operasi saluran kandung kemih. Namun saya melihat jari-jari anak saya terluka pada Rabu kemarin. Tikus telah menggigit jari-jari anak saya," kata Lakshmi dikutip Dream dari laman Daily Mail, Jumat 28 Agustus 2015.

Kepala Menteri Andhra Pradesh, N Chandrababu Naidu, telah memberi sanksi berupa skorsing kepada tiga pejabat dan memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut.

" Kaget dan sangat terganggu setelah mengetahui bayi laki-laki itu meninggal setelah digigit tikus di Rumah Sakit Guntur," kata Naidu. Dia memperingatkan insiden seperti itu tidak boleh terulang lagi.

Sementara itu pejabat tinggi Rumah Sakit Guntur T. Venugopala Rao mengatakan peristiwa yang menimpa anak Lakshmi adalah sangat disayangkan.

" Kami mendirikan perangkap tikus di bagian unit perawatan intensif anak secepatnya setelah menerima keluhan tentang banyaknya tikus yang berkeliaran. Kami tidak menduga sampai sejauh ini," kata Rao.

Sebagian besar penduduk India yang mencapai 1,2 miliar sangat mengandalkan rumah sakit pemerintah untuk mendapatkan pengobatan gratis.

Tahun lalu, sebuah rumah sakit di negara bagian tengah Madhya Pradesh menyewa pengendali hama setelah insiden tikus merusak peralatan rumah sakit dan menggigit pasien.

Kepada Times of India, Lakshmi mengatakan anaknya tidak dibunuh oleh tikus, tetapi oleh dokter dan staf di Rumah Sakit Guntur.

" Kami menduga adanya bahaya seminggu yang lalu dan meminta staf untuk menyelamatkan anak kami. Mereka tidak peduli karena mereka tidak menggubris kata-kata kami secara serius," kata Lakshmi.

Sementara itu suami Lakshmi, Ch Nagaraju mengaku dokter mengatakan kepadanya untuk tidak terlalu khawatir tentang anaknya yang meninggal digigit tikus karena memiliki anak lainnya berusia dua tahun. (Ism)

 

1 dari 3 halaman

Ibu Melahirkan, Kepala Bayi Tertinggal di Dalam Rahim

Ibu Melahirkan, Kepala Bayi Tertinggal di Dalam Rahim

 

Dream - Ibu dan anak yang baru dilahirkannya sama-sama meninggal setelah mengalami proses kelahiran yang memilukan.

Geeta Devi, wanita India berusia 32 ini meninggal dunia setelah dokter gagal membantu proses kelahiran anaknya.

Saat dokter menarik tubuh anaknya selama proses melahirkan, kepalanya putus sehingga tertinggal di dalam rahim Devi.

Kisah tragis ini bermula ketika pada Sabtu malam pekan lalu, Devi mengeluh perutnya sakit. Wanita malang ini pun diantar ke rumah sakit umum di Shahjahanpur, Uttar Pradesh, India Utara.

Namun dokter gagal menarik keluar anaknya yang berjenis kelamin perempuan saat proses melahirkan. Bayi yang baru dilahirkan Devi itu kepalanya putus saat proses melahirkan dan tertinggal di dalam rahimnya.

Devi pun dikirim ke rumah sakit lain untuk mengeluarkan kepala anaknya pada Minggu pagi. Namun nyawa Devi tidak bisa diselamatkan sehingga dia pun meninggal, menyusul putrinya.

" Ini adalah kesalahan dari dokter. Pertama mereka menarik keluar tubuh bayi saya dan meninggalkan kepalanya di dalam, kemudian mereka mengatakan kepada saya untuk mengambil Devi dan mengantarnya ke rumah sakit lain. Mereka tidak bertanggung jawab," kata Sadar Bazar, suami Devi.

Meski akhirnya rumah sakit bersalin setempat bisa mengeluarkan kepala bayi malang itu, Devi malah meninggal.

Sementara itu hakim di Pengadilan Distrik Shahjahanpur, Shubhra Saxena, mengatakan apa yang dialami Bazar dan Devi adalah kasus kelalaian yang sangat parah dan pihaknya telah melakukan penyelidikan.  Selengkapnya Ibu Melahirkan, Kepala Bayi Tertinggal(Ism, Sumber: Metro.co.uk)

 

2 dari 3 halaman

Heboh Bayi Usia 2 Hari Dipaksa Berjalan

Heboh Bayi Usia 2 Hari Dipaksa Berjalan

Dream - Sebuah pengobatan tak lazim dipraktikkan oleh seorang dukun di Assam, Morigaon, India. Dan praktik itu dilakukan terhadap bayi laki-laki yang baru berusia dua hari.

Dikutip Dream dari NDTV, Jumat 22 Mei 2015, bayi tersebut mengalami demam. Sehingga pada Senin, awal pekan ini, orangtuanya memanggil dukun perempuan yang di desa itu dikenal sebagai " dokter" .

Dan bukan obat yang diberikan. Dukun perempuan yang berusia sekitar 50 tahun itu memaksanya untuk " berjalan" . Sang dokter memegangi bagian belakang leher bayi itu. Dan memaksa bayi merah itu untuk berjalan beberapa langkah.

Namanya juga bayi. Apalagi baru lahir. Pasti belum bisa berjalan. Bayi itu menangis sejadi-jadinya. Adegan itu dilihat oleh warga desa yang berkerumun. Dan perawatan yang aneh itu segera dihentikan saat salah satu warga merekamnya dengan kamera telepon seluler.

Video pengobatan aneh itu segera menyebar luas. Polisi pun melakukan penyelidikan. Setelah itu, dukun perempuan tersebut ditangkap dan segera diajukan ke pengadilan. Sementara bayi laki-laki itu langsung dirawat di rumah sakit

Pemerintah setempat mengatakan, dukun-dukun di wilayah itu memang dengan mudah mempengaruhi masyarakat di wilayah Assam. Sebab, banyak warga yang kurang sadar dengan perawatan bayi dan ibu yang baru melahirkan.

" Bayi itu menderita demam, tapi kondisinya sekarang sudah sehat. Kami harus merombak sistim perawatan pasca kelahiran kami, telah diarahkan untuk meluncurkan promosi yang gencar," kata Rakesh Kumar, seorang pejabat senior di Morigaon. Selengkapnya Heboh Bayi Usia 2 Hari Dipaksa Berjalan. (Ism) 

 

3 dari 3 halaman

Bayi Ajaib, Masih Hidup Setelah Dikubur 2 Jam

Bayi Ajaib, Masih Hidup Setelah Dikubur 2 Jam

Dream - Keajaiban terjadi di Tiongkok. Bayi perempuan yang sudah dikubur dua jam itu ditemukan masih hidup setelah makamnya digali kembali. Keluarga pun terkejut dan larut dalam kebahagiaan.

Dikutip Dream dari laman Daily Mail, kemarin, kisah itu terjadi di Dongdong, Provinsi Liaoning, Tiongkok bagian utara. Kejadian itu bermula saat Lu Xiaoyun --yang meyakini kandungannya masih berusia empat bulan-- merasakan sakit perut. Meski yakin kandungan itu baru berusia empat bulan, Lu tak tahu pasti berapa sebenarnya usia janin di dalamnya.

Karena merasa sakit perut yang melilit, Lu memanggil suaminya, He Yong, yang tengah bekerja di ladang. He pun datang dan mendapati istrinya sudah berdarah-darah. He juga mendapati anak perempuan yang baru dilahirkan istrinya. Namun tak bergerak, sehingga disangka meninggal saat dilahirkan.

He kemudian memanggil ambulans dan Lu dibawa ke rumah sakit. Karena Lu yakin usia kandungannya baru berusia empat bulan, maka keluarga itu mengasumsikan bahwa bayi yang dilahirkan itu telah meninggal saat dilahirkan. Dan pasangan ini tak meminta dokter mengecek bayi mereka itu. Selengkapnya Bayi Ajaib, Masih Hidup Setelah Dikubur 2 Jam. (Ism)

 

 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone