Sutopo Alami Keanehan Usai Jalani Kemoterapi

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 14 Desember 2018 18:29
Sutopo Alami Keanehan Usai Jalani Kemoterapi
Prosedur kemoterapi dilakukan secara intensif demi bisa membunuh sel kanker jahat yang menggerogoti paru-parunya.

Dream - Sutopo Purwo Nugroho kini harus menjalani kemoterapi secara rutin. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat, di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu tengah berjuang melawan kanker paru-paru stadium 4.

Prosedur kemoterapi dilakukan secara intensif demi bisa membunuh sel kanker jahat yang menggerogoti paru-parunya. Biasanya, para pasien kanker yang menjalani kemoterapi akan mengalami kerontokan rambut yang parah.

Sebab, obat kemoterapi sangat keras. Bukan hanya mematikan sel kanker yang jahat tapi juga sel tubuh yang masih sehat, seperti sel rambut. Namun, yang terjadi pada Sutopo justru sebaliknya.

Selama ini pria yang akrab disapa Pak Topo ini mengalami kebotakan. Rambutnya tak tumbuh di kepala bagian depan dan tengah. Tapi setelah menjalani kemoterapi, rambut-rambut baru justru tumbuh di area itu.

1 dari 1 halaman

Lihat Perbandingan Sebelum dan Sesah Kemoterapi

Sutopo pun mengunggah foto perbandingan kondisi rambutnya sebelum dan sesudah kemoterapi.

" Pasca kemoterapi rambut saya malah tumbuh. Biasanya orang dikemo rambut rontok dan botak. Saya malah tumbuh rambutnya. Tak mengalami rontok," tulisnya.

    View this post on Instagram

A post shared by Sutopo Purwo Nugroho (@sutopopurwo) on

Menurut Sutopo, dokter yang menanganinya pun merasa aneh dengan kondisi rambut tersebut. Sutopo berkelakar dengan menyarankan orang yang ingin menumbuhkan rambut, bisa melakukan kemoterapi.

" Silakan ikut kemoterapi jika ingin tumbuh rambut. Hubungi rumah sakit terdekat. Ada kemo yang ditanggung BPJS lho," ungkap Sutopo.

Beri Komentar