Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
May Jeeranan Kitprasan. (Foto: Instagram May Jeeranan Kitprasan)
Dream - Seorang mantan artis terkenal Thailand melayangkan gugatan terhadap sebuah rumah sakit di Korea Selatan karena prosedur pembesaran payudaranya bermasalah.
Menurut May Jeeranan Kitprasan, prosedur pembesaran payudara di rumah sakit Grand Plastic Surgery di Seoul pada bulan Desember lalu hampir merenggut nyawanya.
Coconut Media via Nextshark melaporkan prosedur pembesaran payudara Jeeranan tersebut diduga bermasalah sehingga menyebabkan infeksi darah pada tubuhnya.
Setelah melalui masa kritis yang hampir merenggut nyawanya, Jeeranan kini sedang melayangkan gugatan terhadap pihak rumah sakit.
Jeeranan menuntut rumah sakit dan pihak lain yang terlibat untuk membayar kompensasi sebesar 20 juta Baht atau Rp 8,6 miliar.
Pengacara Jeeranan, Wanchai Sornsiri, mengatakan bahwa kasus ini akan membantu memulihkan fisik, emosional dan keuangan korban.
"Kami masih menyiapkan bukti untuk mengajukan tuntutan terhadap rumah sakit Korea Selatan dan Thailand serta agen di Thailand yang memfasilitasi prosedur itu," kata Wanchai seperti dikutip dari Coconut Media.
Menurut Wanchai, dia dan Jeeranan juga mengajukan pengaduan terhadap lembaga pemerintah seperti Dewan Medis Thailand, Kementerian Kesehatan Masyarakat, Kementerian Pariwisata dan Olahraga, serta Kantor Badan Perlindungan Konsumen.
Wanchai ingin agar lembaga pemerintah tersebut melakukan pemantauan terhadap iklan dan industri bedah kosmetik di Thailand dan Korea Selatan.
© May Jeeranan Kitprasan. (Foto: Instagram May Jeeranan Kitprasan)
Jeeranan harus dilarikan ke Ruang Gawat Darurat karena peluang dia bertahan hidup akibat infeksi darah itu hanya tinggal 10 persen.
Jeeranan mengaku sangat menderita setelah menjalani prosedur pembesaran payudara di Seoul. Untuk menghilangkan silikon dan membersihkan area yang terinfeksi, Jeeranan harus menjalani tiga operasi lagi.
Akibat menjalani tiga operasi pemulihan itu, gerakkan bahu dan lengan Jeeranan menjadi sangat terbatas. Karena itu Jeeranan harus menjalani terapi fisik setiap hari untuk memulihkan gerakkan bahu dan lengannya.
© May Jeeranan Kitprasan. (Foto: Instagram May Jeeranan Kitprasan)
Namun dokter yang menanganinya tidak bisa menjamin pemulihan Jeeranan. Dokter bahkan khawatir jika Jeeranan tidak akan bisa menyusui lagi.
"Dokter tidak yakin apakah lengan saya akan bisa bergerak lentur 360 derajat seperti semula. Tetapi, setidaknya akan membutuhkan waktu 6 bulan hingga setahun untuk meningkatkan jangkauan lengan saya saat ini," kata Jeeranan.
"Saat ini, payudara saya benar-benar mati rasa. Saya juga memiliki bekas luka besar di bagian dada. Menurut dokter saya, akan memakan waktu sekitar satu atau dua tahun untuk sembuh," tambahnya.
(Sumber: NextShark)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire