Mengenal Istilah Toxic Relationship, Ciri-Ciri dan Cara Bersikap di Depannya

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Kamis, 6 Agustus 2020 06:45
Mengenal Istilah Toxic Relationship, Ciri-Ciri dan Cara Bersikap di Depannya
Toxic people akan cenderung menyebalkan dan egois. Mereka akan sangat menyusahkan dan merugikan orang lain, baik secara mental ataupun perbuatan.

Dream - Istilah toxic baru-baru ini ramai diperbincangkan banyak orang. Mereka yang masuk dalam kategori toxic membuat banyak orang enggan berteman dan berhubungan dengannya. 

Ketika berteman, para toxic people cenderung menyebalkan dan egois.  Mereka akan sangat menyusahkan dan merugikan orang lain, baik secara mental ataupun perbuatan.

Seperti artinya, toxic dianggap sebagai racun yang keberadaannya membahayakan seseorang atau hubungan yang terjalin. 

Toxic people adalah perilaku seseorang yang menjalani hubungan secara tak sehat. Dalam kehidupan sehari-hari, orang yang masuk kategori toxic people sering kita jumpai di lingkungan sekitar. Mereka bisa saja merupakan saudara, teman kerja atau bahkan sahabat sendiri. 

Lalu apa saja ciri-ciri dari Toxic people dan cara berhadapan dengannya? Melansir dari berbagai sumber, Dream akan memberikan informasinya berikut ini. 

1 dari 5 halaman

Ciri-Ciri Orang Toxic

Melansir dari PureWow, berikut ciri-ciri dari orang toxic yang perlu kamu waspadai:

1. Tampil Menawan (Charming)

Meski salah satu ciri toxic people adalah menawan, bukan berarti semua orang termasuk didalamnya. Biasanya, para toxic ini mahir membuat mereka disayangi oleh banyak orang.

" Terlepas dari asal-usul perilaku buruk, mereka mendekati seseorang dengan pola yang sama untuk mempertahankan hubungan. Mereka biasanya berbakat dan memiliki kemampuan hebat untuk menarik minat. Mereka sangat menarik, menggoda, sangat terampil dalam pendekatan, mereka memikat pasangan atau teman secara halus," jelas Joseph H. Baskin, seorang psikiater di Cleveland Clinic Foundation.

Ilustrasi Toxic people© Pexels.com

2. Menguras Energi

Toxic people seringkali mirip seperti vampir yang mengambil energi seseorang. Artinya, interaksimu dengan mereka akan menyedot energi berlebihan.

Mereka juga akan cenderung dramatis, dan terlihat tak berdaya. Jika kamu mencurigai seseorang yang toxic, cari tahu apa yang kamu rasakan setelah bersamanya.

Sebagian orang merasa terkuras energinya saat berinteraksi dengan toxic people-bahkan jika ada rasa cinta dan sering bersamanya. 

 

2 dari 5 halaman

3. Perbincangan Terpusat Padanya

Coba sesekali perhatian obrolanmu dengan seseorang yang kamu curigai termasuk toxic people. Berapa persen obrolan darimu yang dilakukan? Apakah mereka mengajukan pertanyaan tentang kehidupanmu atau apa yang kamu lakukan?

Toxic people akan menemukan berbagai cara untuk membuat segala percakapan terpusat padanya. Kemudian mereka akan menuduhmu tidak peduli jika kamu mencoba mengalihkan pembicaraan lain.

4. Bercanda Berlebihan

Dalam pertemanan, saling bercanda dan menggoda adalah hal normal. Jika kamu menemukan seseorang di lingkungan pertemanan yang terlalu mengambil porsi bercanda berlebihan, mungkin ia termasuk toxic people.

5. Suka Playing Victim

Ketika dihadapkan pada kesalahan yang dilakukan, toxic people akan berusaha membalikkan keadaan dan mencoba membuatmu merasa kesal.

" Mereka belajar sejak dini untuk memanipulasi emosi orang lain untuk menghindari perasaan negatif dalam diri mereka sendiri." jelas Dr. Baskin. 

 

3 dari 5 halaman

Cara Bersikap di Depan Toxic People

Melansir dari Sehatq, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan saat berhadapan dengan Toxic People dan terhindar dari hal-hal negatif: 

1. Membuat batasan

Saat berhadapan dengan Toxic People berikan batasan mengenai apa yang dapat kamu terima dan tidak. Misal, kamu tidak masalah jika harus mendengar teman kerja mengeluh, namun tidak akan tinggal diam jika di-bully. 

Berkompromi sedikit menjadi salah satu cara menghadapi tipikal mereka. Asal kamu tidak terbawa-bawa dampak negatif. 

Ilustrasi Toxic people© Pexels.com

2. Berani Katakan Tidak

Bagi sebagian orang, mengatakan tidak adalah hal yang sulit karena merasa tidak enakan atau kasihan.Namun berlatihlah sesekali mengucapkan kata tidak jika berhadapan dengan toxic people. 

Pada dasarnya, mereka akan selalu menghalalkan berbagai cara untuk membuatmu menurut. Toxic people tak dapat  menerima kata 'tidak' dari orang lain.

Dengan selalu berkata tidak, mereka lama-kelamaan akan sadar bahwa kamu tak menyukai perilaku mereka.

4 dari 5 halaman

3. Jangan mengikuti ‘permainan’ mereka

Menyalahkan orang lain di berbagai kesempatan adalah salah satu cara yang dilakukan toxic people. Agar tak mendapat kritikan, mereka akan memutarbalikkan fakta dan bersikap sebagai korban atau play victim.

Saking malas meladeninya, terkadang kita terpaksa mengiyakan atau demi menghindari konflik. Padahal sikap seperti itu malah akan membuat toxic people makin sering melakukannya. Bahkan bisa saja kamu menjadi korbannya. 

Jika kamu tak setuju atas pendapat mereka, cukup ungkapkan pilihamu dengan bijak. Kemungkinan besar toxic people tak mau menerima pendapat atau omongan orang lain.

Namun tak masalah, tindakan penolakan tersebut malah akan membuatnya berpikir ulang jika ingin menganggumu. 

4. Batasi Komunikasi

Toxic people selalu merasa dirinya-lah yang paling bermasalah di dunia ini. Mereka bahkan tak segan menuduh orang lain tanpa rasa bersalah. Jika dibiarkan, tentu kita akan lelah secara emosional.

Oleh karena itu, cobalah untuk membatasi komunikasi dengan mereka. 

5 dari 5 halaman

Ilustrasi Toxic people© Pexels.com

5. Berbicara Hati ke Hati

Jika toxic people adalah orang terdekatmu, cobalah berbicara dari hati ke hati. Katakan bahwa tindakan mereka seringkali merugikan orang lain. 

Jika mereka menyangkal, sarankan untukmenemui psikolog agar perilaku dan permasalahan yang dialami bisa ditangani secara profesional. 

Psikoterapi akan membantu toxic people mencari tahu asal mula terbentuknya sikap mereka. Selain itu, dalam sesi konsultasi akan diajarkan untuk mengelola emosi dengan cara yang lebih sehat. 

Jika tak juga berubah, mungkin inilah saatnya untuk menjaga jarak dari toxic people. Kamu juga berhak hidup tenang tanpa hubungan yang toxic kan?

 

Beri Komentar