Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Jokowi Terima Kunjungan Menlu Arab Saudi Di Istana Merdeka (Dok. Sekretariat Kabinet)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Faisal Bin Farhan Al Saud, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 7 Juni 2022.
Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan rencana pembangunan Indonesian House di Mekah sebagai bentuk dukungan yang maksimal kepada para jemaah umrah dan haji Indonesia.
" Kita minta dukungan dari otoritas pemerintah, dari Saudi, dan pesan ini akan disampaikan oleh Menlu Saudi kepada otoritas di Saudi Arabia," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam keterangannya, Selasa 7 Juni 2022.
Jokowi juga menyambut baik pelaksanaan haji 2022. Presiden berterima kasih atas kuota haji yang diberikan kepada Indonesia.
" Bapak Presiden mengatakan apresiasi terhadap pelaksanaan haji tahun ini setelah karena pandemi 2 tahun tidak dilakukan pelaksanaan haji, dan Indonesia mendapatkan kuota terbesar lebih dari 100.000, tepatnya adalah 100.051 orang," ujarnya.
Retno juga membahas mengenai rencana pemerintah Arab Saudi yang akan menambah kuota haji 2023 jika kondisi pandemi Covid-19 membaik.
" Menlu Arab Saudi menjelaskan mengenai rencana ke depan, yakni apabila situasi membaik kuota haji akan ditingkatkan. Pemerintah Arab Saudi juga akan terus membangun fasilitas-fasilitas untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji," ungkap Retno.
Dream - Arab Saudi mencabut larangan bepergian (travel ban) bagi warganya yang berkunjung ke Indonesia. Dengan demikian, siapapun warga negara Arab Saudi kini bisa bebas melancong ke tanah air.
Pemerintah juga menyambut baik keputusan otoritas Arab Saudi, hal ini diketahui dari informasi resmi Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) dalam akun Twitternya.
" Indonesia menyambut baik keputusan otoritas Saudi untuk mencabut kebijakan larangan bepergian (travel ban) warganya ke Indonesia," tulis @Kemlu_RI.
Dikatakan Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Retno Marsudi, bahwa keputusan tersebut merupakan hasil dari pembicaraan yang sudah lama antara pihak Indonesia dengan Arab Saudi, mencakup data-data mengenai Covid-19. Katanya, Indonesia terus mendapatkan apresiasi dari dunia.
“ Saya sampaikan dalam pembicaraan saya sebelumnya dengan otoritas Saudi antara lain bahwa baru-baru ini Indonesia di Bali menjadi tuan rumah salah satu perhelatan in person,” ujar Retno.
“ Jadi secara fisik datang pertemuan PBB yang dihadiri oleh lebih dari lima ribu orang dan alhamdulillah setelah pertemuan kita tidak mendengar ada laporan yang signifikan mengenai dampak Covid-nya terhadap para peserta,” jelas Retno di Istana Merdeka, dikutip dari laman setkab.go.id.
Retno menambahkan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga memberikan apresiasi terhadap kecakapan Indonesia dalam menangani Covid-19.
Begitu pula Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, yang kemarin (Senin, 6 Juni 2022) telah datang ke Indonesia.
“ PBB sendiri memberikan apresiasi terhadap Indonesia, bagaimana Indonesia mengelola Covid, dan kemarin kita tahu juga Perdana Menteri Australia memberikan apresiasi yang sama," kata Retno.
Dicabutnya larangan bepergian itu diharapkan Retno dapat meningkatkan aktivitas di sektor pariwisata, bisnis, dan kunjungan lainnya.
" Jadi sekali lagi, kita sambut baik keputusan otoritas Saudi untuk mencabut larangan warganya untuk berkunjung ke Indonesia yang kita harapkan akan berdampak pada pariwisata dan juga kunjungan-kunjungan bisnis,” ujarnya.
Pencabutan larangan bepergian (travel ban) itu juga dibuktikan dengan datangnya tamu kehormatan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Faisal Bin Farhan Al Saud, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 Juni 2022.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyambutnya juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan haji, di mana Indonesia mendapatkan kuota terbesar.
“ Pertama-tama Bapak Presiden berbicara mengenai masalah kepentingan umat yang dalam hal ini adalah pelaksanaan ibadah haji. Bapak Presiden mengatakan apresiasi terhadap pelaksanaan haji tahun ini setelah karena pandemi dua tahun tidak dilakukan pelaksanaan haji, dan Indonesia mendapatkan kuota terbesar lebih dari 100 ribu, tepatnya adalah 100.051 orang,” ujar Menlu RI Retno Marsudi yang turut dalam pertemuan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan