Penyelenggaraan Haji 2022 Resmi Ditutup, Menag Bersyukur Jemaah Wafat Jauh Lebih Sedikit

Reporter : Nabila Hanum
Jumat, 19 Agustus 2022 07:01
Penyelenggaraan Haji 2022 Resmi Ditutup, Menag Bersyukur Jemaah Wafat Jauh Lebih Sedikit
"Update per saat ini 90 jemaah wafat, dan masih ada delapan jemaah yang dirawat di Arab Saudi," kata Menag

Dream - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas resmi mengakhiri operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M. Untuk pelaksanaan tahun ini, Menag bersyukur karena jumlah jemaah yang meninggal dunia lebih sedikit dibandingkan musim haji sebelumnya. 

" Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 hijriah 2022 Masehi saya nyatakan selesai," kata Yaqut, Kamis 18 Agustus 2022.

Sang menteri yang biasa disapa Gus Yaqut menilai musim haji tahun ini istimewa karena terjadi dua momentum besar. Selain datangnya haji akbar, akhir musim haji berlangsung hampir bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-77.

Dua momentum itu langkah itu semakin bertambah membahagiakan karena misi haji 2022 yang terbilang sukses dan menjadi kado kemerdekaan.

Menag mengapresiasi dan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah mampu menjalankan misi dengan sukses.

1 dari 5 halaman

" Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo atas arahan dan petunjuk beliau, sehingga haji bisa berjalan tuntas dan baik," ujarnya.

Diakui Menag ada sedikit hambatan pada awal proses keberangkatan jemaah embarkasi Surabaya terkait kesiapan bandara. Namun hal itu dapat diatasi berkat kerja sama semua pihak.

" Alhamdulillah, karena solusi yang diberikan Menhub, akhirnya bandara Surabaya bisa digunakan untuk memberangkatkan jemaah," sebutnya.

Dia mengatakan, jika jemaah haji yang wafat tahun ini jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. " Update per saat ini 90 jemaah wafat, dan masih ada delapan jemaah yang dirawat di Arab Saudi," tuturnya.

Perkembangan Jumlah Jemaah Haji Wafat Tahun 2016-2019

Musim Haji Jumlah Jemaah Wafat
2014 296
2015 627
2016 342
2017 658
2018 388
2019 473

 

2 dari 5 halaman

Pelayanan Haji Indonesia di Bandara Dapat Penghargaan dari Wukala Arab Saudi

Dream - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2022 patut berbangga. Pemerintah kerjaaan ARab Saudi memberikan penghargaan atas kerja keras para PPIH yang dianggap memberikan layanan optimal dalam proses kedatangan maupun kepulangan jemaah di area bandara.  

Indonesia juga dipuji telah menunjukan kerja sama yang baik dengan sejumlah pihak di bandara sehingga proses pergerakan jemaah tidak mengalami banyak kendala.

Penghargaan kepada Indonesia ini diberikan oleh Wukala, perusahaan penyedia layanan di bandara (airport handling). 

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Abdul Fattah Masath kepada Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang juga merupakan Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam di Mekah, pada Selasa, 9 Agustus 2022. 

3 dari 5 halaman

Nasrullah Jasam mengatakan, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berlangsung tak lepas dari bantuan Arab Saudi dan pihak terkait. Meski kuota jemaah tidak sampai 50 persen, tantangan di lapangan juga tak kalah menantang.

“ Namun kita bersyukur, ada pihak-pihak yang sangat membantu seperti Wukala yang totalitas melayani jemaah baik pengangkutan koper, pergerakan jemaah, hingga pengurusan dokumen,” terang dia.

Suksesnya penyelenggaraan ibadah haji juga tidak lepas dari komitmen tinggi Wukala untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji, termasuk dari Indonesia.

Di antara bentuk layanan baru itu antara lain dikerahkannya ratusan petugas perempuan Saudi sehingga membuat jemaah haji merasa lebih nyaman. 

“ Petugas-petugas itu selain muda juga sangat ramah. Sehingga mereka sangat cekatan dan membuat jemaah merasa disambut dengan hangat setiba dan saat akan pulang dari Tanah Suci,” katanya.

4 dari 5 halaman

Nasrullah berharap, penghargaan dari Wukala dapat menjadi cambuk untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji pada tahun depan. Apalagi, jumlah kuota tahun depan kemungkinan bertambah, jika pandemi Covid-19 sudah tidak ada.

“ Semoga kerja sama ini terus terbina dengan baik. Di sisi lain, petugas Indonesia juga harus meningkatkan profesionalisme serta kinerjanya karena tantangan ke depan tidak ringan,” jelasnya. 

Selain kepada Indonesia, Wukala juga memberikan penghargaan kepada negara pengirim jemaah haji, antara lain: Malaysia, India, Pakistan, dan Bangladesh.

Wukala melayani jemaah haji di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, juga di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. 

5 dari 5 halaman

Menurut Nasrullah, kehadiran Wukala dan sejumlah perusahaan Saudi yang bertugas di area bandara sangat membantu PPIH Arab Saudi.

Sebab, kehadiran mereka membuat kerja-kerja PPIH menjadi lebih efektif dan efisien. Apalagi tahun ini, jumlah petugas PPIH yang diterjunkan di area bandara sangat sedikit, yakni sekitar 140 orang. 

Sementara itu di musim haji 1443 H atau 2022 M, pada fase kedatangan, tercatat 45.096 jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan pada gelombang pertama mendarat di Bandara AMAA Madinah. Mereka tergabung dalam 114 kloter. 

Catatan lainnya, ada 47.572 jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang kedua dan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Mereka tergabung dalam 126 kloter. 

Jemaah haji gelombang pertama pulang melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, sebaliknya gelombang kedua pulang melalui Bandara AMAA Madinah.

Beri Komentar