Foto Ilustrasi/shutterstock.com
Dream - Mursidah mengaku sangat bahagia bisa menjadi salah satu jemaah yang menunaikan ibadah haji tahun ini. Nenek pedagang sayur di Klaten, Jawa Tengah, itu bisa berhaji setelah puluhan tahun menabung dari hasil berjualan sayur.
Perempuan 70 tahun ini yang tinggal di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, itu sehari-harinya berkeliling jualan sayur menggunakan sepeda onthel.
Mursidah tinggal di rumah joglo sederhana di sebuah perkampungan padat penduduk. Temboknya yang hanya diplester dengan pintu rumah yang sudah terlihat kusam, lantainya pun hanya terbuat dari semen.
Meski begitu, berkat usaha dan kerja kerasnya ia akhirnya bisa berangkat ke tanah suci setelah mendaftar haji sejak tahun 2012 silam.
Mursidah yang sudah menjadi pedagang sayur selama 30 tahun ini mengaku bisa naik haji dari uang yang ia tabung sebanyak Rp10 ribu perhari dari hasil penjualan sayurnya.
Tak hanya menabung, dia juga melakukan beberapa amalan sebagai umat Islam, yang mungkin turut mengantarkannya bisa berangkat ke Tanah Suci.
Mursidah mengaku selama ini berusaha untuk istiqomah mengerjakan puasa Senin-Kamis. Dia juga menunaikan sholat di sepertiga malam untuk berdoa kepada Allah SWT agar mimpinya tersebut dikabulkan.

Salah satu anak Mursidah, yakni Sri Murjiati (44), menceritakan bahwa sang ibu yang hanya berprofesi sebagai pedagang sayur itu sudah menabung sekitar 20 hingga 30 tahun lamanya.
Menurut Sri, niat ibunya untuk menunaikan ibadah Haji sangatlah kuat. Saat itu, Mursidah bahkan masih harus membesarkan keempat anaknya di tengah kondisinya sebagai seorang janda lantaran suaminya telah meninggal dunia.
Tak hanya itu, bahkan Mursidah disebut rutin mengeluarkan qurbannya setiap tahunnya saat Hari Raya Idul Adha di samping terus menabung untuk menunaikan ibadah haji.
Ia juga memiliki kebiasaan unik saat bulan Ramadhan, yaitu rajin membangunkan warga sekitar untuk sahur menggunakan speaker masjid.
Di usianya yang kini tak lagi muda, Mursidah masih senantiasa sehat walafiat lantaran rajin mengayuh sepedah dengan jarak kurang lebih 6 km untuk berjualan sayur.
sumber: jatengnetwork.com
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


