Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Jemaah Haji Indonesia (MCH)
Dream – Masa pemulangan jemaah haji gelombang ke dua dari Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, mencapai titik puncak. Sejak Sabtu hingga Minggu, dalam sehari terdapat 17 sampai 19 kloter yang diberangkatkan.
Jumlah itu masih di iringi jemaah haji dari India, Pakistan, dan Bangladesh, yang mulai dipulangkan ke negara asalnya masing-masing. Kondisi ini mengakibatkan antrean di gerbang pemulangan dan pemeriksaan keimigrasian.
Pada Sabtu hingga Minggu pekan lalu, sejumlah jemaah sempat tertahan di bus karena paviliun-paviliun di Bandara Madinah masih dipenuhi jemaah lain.
“ Jamaah harus kita tahan dulu di bus supaya tidak menumpuk di paviliun,” kata pelaksana tugas Sektor 1 Daker Bandara Endang Maman di Bandara Madinah, Minggu 16 September 2018.
Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat, membenarkan kepadatan jadwal kepulangan jemaah itu. “ Karena jemaah-jemaah negara lain di saat bersamaan melakukan pemulangan ke negara masing-masing,” kata Arsyad.
Meski kepadatan bandara berimbas ke jemaah Indonesia, Daker Bandara tak akan menambah tenaga pelayanan dari PPIH Arab Saudi. Sebab, tugas dan pelayanan di Bandara Madinah banyak tugas yang sudah dikerjakan berbagai pihak terkait.
Penurunan barang-barang jemaah dari bus, misalnya, sudah dikerjakan tukang angkut dari wukala. Sementara di paviliun, pengarahan dan pemilahan barang jemaah dilakukan pihak maskapai Saudia Airlines atau Garuda Indonesia.
Sementara pengantaran jemaah lanjut usia dan sakit dari paviliun dikerjakan wukala yang menyediakan mobil golf. Keberadaan petugas Indonesia di pemeriksaan keimigrasian maupun pemindaian barang bawaan hanya mengikuti arahan pihak bandara.
Meski begitu, petugas kesehatan utamanya, harus siap sedia menangani keluhan sakit jemaah maupun pendorongan jemaah sakit yang dipulangkan lebih cepat.
Berdasarkan catatan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) total 144.220 jemaah sudah dipulangkan ke Tanah Air. Jumlah itu terdiri dari 142.450 jemaah dan 1.770 petugas. Jemaah haji yang masih di Tanah Suci sekitar 87 ribu.
Jumlah jamaah yang pulang pada gelombang pertama melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, sejak 27 Agustus hingga 9 Agustus sebanyak 87.853.
Sedangkan yang pulang melalui gelombang kedua dari Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz Madinah sejak 9 Agustus hingga Jumat, 16 September 2018 sebanyak 54.597 jemaah.
Laporan Maulana Kautsar dari Madinah
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya