5-5-3 Jadi Kunci Meningkatnya Kepuasan Haji, Apa Itu?

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 21 Oktober 2019 08:01
5-5-3 Jadi Kunci Meningkatnya Kepuasan Haji, Apa Itu?
Pelayanan dari pra-wukuf, wukuf, dan pascawukuf.

Dream - Indeks kepuasaan jemaah haji terhadap pelayanan yang diberikan petugas haji 2019 meningkat sebanyak 0,68 persen atau memperoleh 85,91 dibanding tahun lalu.

Formula meningkatkan Indeks kepuasan haji itu dituangkan dalam sebuah buku berjudul Formula 5-5-3 Manajemen Haji. Karya itu ditulis akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Helmi Hidayat.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, formula 5-5-3 berisi poin-poin penting yang harus dilaksanakan petugas haji ketika proses haji memasuki wukuf.

" Itulah saya pilihan karena haji ada tiga tahapan, yaitu pra wukuf, wukuf, dan pasacawukuf," ujar Lukman di Jakarta, akhir pekan lalu. 

Lukman mengatakan, angka 5-5-3 merupakan poin-poin yang ada pada pra wukuf, wukuf dan pasca wukuf.

" Maka pra wukuf ini ada lima, pertama setiap petugas harus sadar apa implikasinya dari bus sholawat tidak beroperasi," kata dia.

Pada H-5 pelaksanaan wukuf, bus sholawat sudah beroperasi karena jumlah jemaah yang berada di area wukuf meningkat. Sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

1 dari 5 halaman

Poin kedua yakni dampak berhentinya katering untuk jemaah. " Lagi-lagi karena ada kepadatan," ucap dia.

Petugas juga harus senantiasa memeriksa kondisi kesehatan jemaah. " Karena puncak haji adalah wukuf. Maka saya minta setiap petugas perhatikan kesehatan jemaah," ujar dia.

Poin berikutnya yakni sosialisasikan kepada jemaah haji ketika sudah berada di Azmuna dan yang terakhir dari lima poin pra wukuf yakni manasik haji. Lima poin berikutnya pada wukuf atau menjelang wukuf, petugas harus melakukan sweeping di hotel untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal.

" Karena kita punya 117 hotel. Pola ini harus dilakukan secara sistemik," ucap dia.

Petugas juga diwajibkan memperhatikan mobilitas jemaah ketika berada di Arafah, dari Arafah ke Muzdalifah, kemudian dari Muzdalifah ke Mina dan dari Mina kembali ke Hotel. Formulasi berikutnya yakni 3 poin pasca wukuf. Pertama, setelah Azmuna petugas haji kembali ke daerah kerja (Daker) masing-masing.

" Khusus daker Makkah dan Madinah menyiapkan kepulangan jemaah," kata dia.

2 dari 5 halaman

Sangat Memuaskan, Indeks Kepuasan Haji 2019 Naik 0,68 Poin

Dream - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji  (PPIH) Tahun 2019 boleh tersenyum bangga. Indeks Kepuasaan Jemaah Haji (IKJH) tahun ini yang dilakukan Badan Pusat Statistik memperlihatkan hasil sangat memuaskan. 

Pencapaian tersebut membuat Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin berhasil mempertahankan prestasi penyelenggarakan haji dengan hasil menembus kategori sangat memuaskan.

" Kami mengucapkan selamat kepada seluruh penyelanggara ibadah haji 1440H/2019M. IKJH 2019 ini nilai mencapai 85,91," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, Kamis, 17 Oktober 2019.

Dalam laporannya, IHKJH 2019 meningkat 0,68 poin dibandingkan 2018 yang berada pada indeks 85,23.

Survei menyasar tujuh layanan, petugas haji, ibadah, akomodasi, katering, transportasi, kesehatan, dan pelayanan lain.

Suhariyanto mengatakan, survei melibatkan 14.400 jemaah haji reguler dan 326 jemaah haji khusus selama 2,5 bulan pelaksanaan operasional haji. 

3 dari 5 halaman

Pelayanan Armuzna jadi Sorotan

Bila dirinci menurut jenis pelayanan, indeks kepuasan tertinggi terdapat pada pelayanan transportasi bus shalawat, yaitu sebesar 88,05. Pelayanan ibadah bernilai 87,77, sementara itu pelayanan katering non-Armuzna bernilai 87,72, pelayanan petugas sebesar 87,66, pelayanan bus antarkota sebesar 87,35.

Pelayanan akomodasi hotel sebesar 87,21, pelayanan lain-lain sebesar 85,41, dan pelayanan katering di Armuzna sebesar 84,48. Pelayanan transportasi bus Armuzna sebesar 80,37 dan pelayanan tenda di Armuzna sebesar 76,92.

Berdasarkan lokasi tempat pelayanan, indeks kepuasan jemaah tertinggi terdapat pada pelayanan yang dilakukan selama di bandara, yaitu sebesar 87,94. Berikutnya secara berturut-turut pelayanan di Mekah bernilai 87,89, pelayanan di Madinah bernilai 86,44, dan pelayanan di Armuzna bernilai 82,57.

“ Untuk hasil yg komprehensif, tim Survei Kepuasan Jemaah Haji BPS yang terdiri dari enam orang, melakukan empat jenis pengumpulan data,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Heboh Gaya Kepulangan Jemaah Haji Nyentrik Bak Seleb Bollywood

Dream - Rombongan jemaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci sudah pasti dinantikan keluarga serta kerabat.

Tentu, perjalanan dan pengalaman mereka saat beribadah tunaikan rukun Islam ke-5 telah ditunggu-tunggu untuk diceritakan.

Namun, penampilan mereka saat pulang tentu juga perlu jadi perhatian. Jika umumnya, jemaah haji pulang dengan seragam yang telah disediakan travel haji atau pakaian yang sopan dan tertutup.

Namun, ada yang cukup mengejutkan warganet pada rombongan haji perempuan asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, saat kembali ke Tanah Air.

5 dari 5 halaman

Glamour

Diunggah oleh akun Facebook Udin D’Jago, Selasa 10 September 2019, ibu-ibu yang baru mendarat dari Tanah Suci itu membuat heboh karena pakaian nyentrik bak seleb Bollywood.

Dalam foto yang diunggah, jemaah yang mayoritas ibu-ibu itu memakai penutup kepala dan pakaian, yang dihiasi manik-manik sehingga terlihat berkilauan.

Belum lagi berbagai aksesoris tambahan seperti kacamata hitam besar. Jamaah asal Pinrang ini menggunakan berbagai macam warna terang pada pakaian mereka. Seperti merah, kuning, hijau, ungu muda, dan lain-lain. Dengan make up yang tebal, penampilan mereka bahkan lebih cocok untuk kondangan.

Gaya nyentrik Jamaah Haji ini pun menjadi perhatian netizen. Ada netizen merasa terhibur melihat penampilan mereka, dan adapula yang mengkritik. Pasalnya, cara berpakaian mereka dinilai tak sesuai akidah agama.

Kayak tong artis bollywood🤣,” tulis @slay.mi**h.

India season ke brp mi ini??,” komentar @ichi**____.

Ibu Hajjah ny nyentrik,wahhh sekali,kirain dari Hollywood,tapi gk apa namany juga ciri khas orang2 pinrang💖💖👍,” celoteh @dha**_90.

“ semoga setelah haji sholat 5 waktunya tertib, menambah amalan sunnahnya,, menjadi orang yang tawadu’.. aminn,” kata @sulthonabd**hman.

“ alangkah indanya it kalau plg haji… yg d tampilkan adalah kesedarhanan dan menutup aurat dengan benar….,” ujar @nursaki**hasa.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik