4 Modus Penipuan yang Kerap Menimpa Traveller

Reporter : Puri Yuanita
Jumat, 8 Januari 2016 15:15
4 Modus Penipuan yang Kerap Menimpa Traveller
Empat modus penipuan ini kerap berhasil menjebak para traveller. Apa saja?

Dream - Bagi penikmat liburan ke luar kota dan luar negeri, sebaiknya membuat perencanaan sejak jauh-jauh hari agar Anda dapat mempersiapkan semuanya dengan maksimal. Risiko tidak menyenangkan selama perjalanan juga bisa diminimalkan.

Mengumpulkan informasi mengenai biro perjalanan, hotel dan restoran merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan. Melakukan riset di internet dan bertanya kepada orang yang berpengalaman juga bisa menjadi salah satu solusinya.

Terkadang, liburan tanpa persiapan membuat peluang kita mengalami penipuan menjadi lebih besar. Seperti dilansir dari Dailymail berikut ini ada beberapa jenis penipuan yang kerap terjadi selama liburan. Berikut ulasannya.

1. Olahraga dan perjalanan religi

Wisata olahraga merupakan salah satu jenis liburan yang banyak digemari orang-orang. Tak heran apabila banyak penipuan yang berkedok wisata olahraga dengan menawarkan harga fantastis.

Pada tahun 2014, ajang Commonwealth Games di Glasgow dan Piala Dunia di Brasil menjadi ladang penipuan setelah banyak traveller yang menawarkan akomodasi palsu. Serta melakukan penipuan dengan menawarkan tiket yang belakangan diketahui tidak pernah ada.

Sedangkan untuk wisata religi, kasus penipuan haji menjadi kasus tertinggi di seluruh dunia. Serta banyak sekali kerugian ekonomi dialami orang-orang yang tidak pernah melakukan perjalanan ke jazirah Arab sebelumnya.

2. Akomodasi

Para pelaku menggunakan cara yang sangat cerdik seperti menggunakan situs palsu di internet untuk menipu calon wisatawan.

Tak tanggung-tanggung mereka juga membuat  rekening palsu yang sah dan posting iklan 'abal-abal' di berbagai situs internet dan media sosial untuk menawarkan akomodasi dan paket wisata palsu.

3. Tiket maskapai

Tiket menjadi bagian yang paling rentan untuk dijadikan tindak kejahatan. Banyak agen perjalanan palsu yang menawarkan paket murah, sehingga banyak orang yang memesan penerbangan tersebut. Para wisatawan membayar sebuah tiket yang tidak pernah ada. Penerbangan ke arah Afrika Barat merupakan terget empuk yang sering digunakan pelaku untuk melakukan modus kejahatan.

4. Klub liburan

Banyak paket yang menawarkan klub liburan menarik. Sehingga menyedot perhatian banyak orang dan ternyata setelah sampai lokasi mereka tidak pernah menemukan komunitas-komunitas seperti yang ditawarkan lewat internet. Terutama mengenai seminar atau pertemuan internasional yang ternyata palsu.

Beri Komentar