Dirawat Bersama Pasien Muslim, Pemuda Inggris Jadi Mualaf

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 20 September 2014 18:03
Dirawat Bersama Pasien Muslim, Pemuda Inggris Jadi Mualaf
Selama rawat inap, si mahasiswa Saudi menerima banyak panggilan telepon dari teman-temannya.

Dream - Ini kisah seorang pemuda Inggris dan mahasiswa Saudi yang berada dalam satu ruang perawatan di rumah sakit. Mahasiswa Saudi yang tidak disebut namanya itu, tengah dirawat di rumah sakit di Inggris, setelah mengalami kecelakaan di jalan.

" Kami bertiga di kamar sebuah rumah sakit. Dua lainnya adalah David dan Allen. Aku dirawat 17 hari sementara David keluar 5 hari sebelumnya," kata si mahasiswa Saudi itu seperti dilansir Arab News.

Selama rawat inap, si mahasiswa Saudi menerima banyak panggilan telepon dari teman-temannya. Dia juga banyak dibesuk rekannya di rumah sakit. Beberapa dari mereka membawa karangan bunga. Sementara yang lain memberi bantuan finansial. David dan Allen, remaja Inggris itu, melihat pemuda Saudi itu dimanjakan dengan kasih sayang dari teman-temannya. Sementara mereka tidak menerima satu pun pengunjung atau panggilan.

David kemudian meminta alamat pasien Saudi itu ketika meninggalkan rumah sakit. Beberapa hari kemudian, mahasiswa Saudi itu menerima surat dari David. " Dalam surat tersebut, David menulis bahwa ia sangat terkesan dengan cara rekan-rekan saya memperlakukan saya ketika masih di rumah sakit," kata mahasiswa Saudi itu.

David menulis, " Anda mengatakan kepada saya bahwa mereka terinspirasi oleh Islam yang mengajarkan untuk mengunjungi dan menghibur orang yang sedang sakit. Hal itu mendorong saya untuk belajar lebih banyak tentang agama Islam dan menerimanya."

Pengalaman itu mencerminkan semangat sejati dari budaya Islam. " Kami merasa lega bahwa kisah seperti itu muncul di tengah kejahatan keji yang dilakukan oleh apa yang disebut teroris Negara Islam, yang mencoreng citra Islam. Kita bisa memenangkan hati masyarakat dengan tindakan kecil seperti kebaikan," kata salah seorang blogger Saudi. " Mereka adalah duta nyata dari Saudi," kata yang lain.

Jumlah warga Inggris yang masuk Islam hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir. Sebuah studi baru oleh think tank lintas agama, Faith Matters, menunjukkan angka yang sebenarnya bisa mencapai 100.000 orang, dengan 5.000 mualaf secara nasional setiap tahun.

" Orang-orang tertarik untuk mencari tahu apa dan bagaimana Islam. Di satu sisi mereka tidak mendapat jawaban yang memuaskan sehingga mereka kembali ke kehidupan lamanya, sementara yang lain menyukai apa yang mereka temukan dan kemudian pindah agama," katanya. (Ism)

Beri Komentar