Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Ini kisah seorang pemuda Inggris dan mahasiswa Saudi yang berada dalam satu ruang perawatan di rumah sakit. Mahasiswa Saudi yang tidak disebut namanya itu, tengah dirawat di rumah sakit di Inggris, setelah mengalami kecelakaan di jalan.
" Kami bertiga di kamar sebuah rumah sakit. Dua lainnya adalah David dan Allen. Aku dirawat 17 hari sementara David keluar 5 hari sebelumnya," kata si mahasiswa Saudi itu seperti dilansir Arab News.
Selama rawat inap, si mahasiswa Saudi menerima banyak panggilan telepon dari teman-temannya. Dia juga banyak dibesuk rekannya di rumah sakit. Beberapa dari mereka membawa karangan bunga. Sementara yang lain memberi bantuan finansial. David dan Allen, remaja Inggris itu, melihat pemuda Saudi itu dimanjakan dengan kasih sayang dari teman-temannya. Sementara mereka tidak menerima satu pun pengunjung atau panggilan.
David kemudian meminta alamat pasien Saudi itu ketika meninggalkan rumah sakit. Beberapa hari kemudian, mahasiswa Saudi itu menerima surat dari David. " Dalam surat tersebut, David menulis bahwa ia sangat terkesan dengan cara rekan-rekan saya memperlakukan saya ketika masih di rumah sakit," kata mahasiswa Saudi itu.
David menulis, " Anda mengatakan kepada saya bahwa mereka terinspirasi oleh Islam yang mengajarkan untuk mengunjungi dan menghibur orang yang sedang sakit. Hal itu mendorong saya untuk belajar lebih banyak tentang agama Islam dan menerimanya."
Pengalaman itu mencerminkan semangat sejati dari budaya Islam. " Kami merasa lega bahwa kisah seperti itu muncul di tengah kejahatan keji yang dilakukan oleh apa yang disebut teroris Negara Islam, yang mencoreng citra Islam. Kita bisa memenangkan hati masyarakat dengan tindakan kecil seperti kebaikan," kata salah seorang blogger Saudi. " Mereka adalah duta nyata dari Saudi," kata yang lain.
Jumlah warga Inggris yang masuk Islam hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir. Sebuah studi baru oleh think tank lintas agama, Faith Matters, menunjukkan angka yang sebenarnya bisa mencapai 100.000 orang, dengan 5.000 mualaf secara nasional setiap tahun.
" Orang-orang tertarik untuk mencari tahu apa dan bagaimana Islam. Di satu sisi mereka tidak mendapat jawaban yang memuaskan sehingga mereka kembali ke kehidupan lamanya, sementara yang lain menyukai apa yang mereka temukan dan kemudian pindah agama," katanya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya