Dream - Peristiwa ledakan bom di Sarinah, Thamrin Jakarta Pusat, kemarin siang, (Kamis 14 Januari 2016) menggegerkan Ibukota. Selain aksi bom bunuh diri pelaku teror, baku tembak dengan aparat kepolisian juga sempat terjadi.
Menyaksikan aksi terorisme tersebut, Ustaz Zacky Mirza menilai tindakan para pelaku sudah melenceng dari perintah yang diajarkan Islam.
" Ada perspektif yang melenceng dari kata jihad. Di zaman Rasul memang jihad berperang angkat senjata, tapi untuk pertahanan bukan menyerang. Tapi konteksnya bukan seperti yang dilakukan sekarang ini," kata ustaz Zacky, Jumat 15 Januari 2016.
Menurutnya aksi teror bom bunuh diri bukanlah jihad, namun kesalahan besar yang merugikan banyak orang.
" Jihad itu tidak seharusnya membuat bom untuk mematikan orang-orang, dan itu salah besar," ungkapnya.
Ustaz Zacky pun menjelaskan bentuk saat ini bisa dilakukan dengan beragam cara. Salah satunya dengan berjihad di dalam keluarga.
" Kalau sekarang, laki-laki bekerja cari nafkah atau perempuan yang melahirkan dan merawat anak serta keluarganya, itu saja sudah dikatakan berjihad," tegasnya.