Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rifat Sungkar (Foto: Instagram Rifat Sungkar)
Dream - Peristiwa mobil terbakar masih sering terjadi di jalanan, Tak hanya melibatkan mobil lama, ada juga mobil baru. Ternyata mobil terbakar bisa disebabkan beberapa faktor, sehingga menuntut kewaspadaan lebih dari pengguna mobil.
Pembalap Indonesia sekaligus Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, berbagi tips mencegah mobil terbakar. Setidaknya ada dua hal utama yang menjadi penyebab mobil terbakar saat digunakan, yaitu kerusakan selang bensin dan sistem kelistrikan bermasalah.
Kebocoran atau terlepasnya selang bensin menjadi penyebab pertama terbakarnya mobil di jalan. Hal itu disebabkan bensin yang bocor mengenai komponen panas atau percikan api sehingga mobil dengan mudah terbakar.
Untuk mencegah masalah itu, kata Rifat, pemilik mobil perlu melakukan perawatan berkala dengan memeriksa komponen selang, dari bagian tangki hingga ke pompa bahan bakar (fuel pump).
" Pastikan selang dalam kondisi baik dan pemasangan ke sambungan fuel pump dilakukan sesuai standar agar tidak terlepas," ujar Rifat dalam MMKSI Virtual Interview, Selasa 14 Desember 2021.
Kemudian faktor kedua adalah kelistrikan. Masalah kelistrikan yang menyebabkan mobil terbakar umumnya terjadi ketika pengguna mobil menggunakan aksesori yang tidak sesuai dengan kemampuan daya listrik kendaraan.
Rifat berpesan kepada pemilik mobil untuk berpikir berkali-kali jika ingin menambahkan aksesori mobil yang menggunakan kelistrikan.
Sebab, aksesori yang dijual di after market memiliki muatan listrik yang berbeda dengan standar pabrikan, bahkan bisa lebih besar konsumsi listriknya.

Terkait modifikasi atau pemasangan aksesori, Rifat mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak menggunakan atau mengganti engine harness atau kabel kelistrikan mesin dengan spesifikasi yang berbeda dengan standar pabrikan.
" Saya rekomen sekali spesifikasi engine harness mohon jangan dimodifikasi karena sistem engine harness akan sangat mempengaruhi performa kendaraan," tuturnya.
Selain itu, Rifat juga membedakan penyebab mobil terbakar dari posisi mesin mobil.
" Biasanya yang terjadi pada mobil yang mesinnya di depan adalah ketika mobil itu pernah sekali atau dua kali melintasi genangan air, dan itu biasanya masalah tidak kelihatan. Contohnya ada mobil yang ECU-nya di bawah lantai mobil dan ada mobil yang air intake-nya di bawah bumper, jadi masalah kelistrikan bisa jadi pemicunya," kata Rifat.
Sementara pada mobil dengan mesin di belakang, menurut Rifat biasanya bukan menyangkut masalah kelistrikan. Namun mobil bermesin di belakang bisa terbakar diakibatkan posisi mesinnya yang terlalu dekat dengan knalpot.

" Jadi panas knalpot masuk ke dalam ruang bakar mesin, sehingga panasnya berlebih dan kabel yang ada di dalam banyak yang meleleh. Dan hal ini sudah banyak terjadi," ucapnya
Untuk itu Rifat mengingatkan pemilik mobil untuk menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kendaraan untuk mencegah hal buruk terjadi dalam perjalanan.
" Pastikan APAR ditaruh di tempat yang strategis, jangan sampai menggangu pengemudi dan malah bisa menyebabkan kecelakaan," imbuh Rifat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya