Dream - Di tengah kesibukan sehari-hari yang padat, stres wajar menyerang siapa saja. Kondisi ini bisa memang bisa memberikan dampak positif. Tapi, nggak jarang juga stres malah menyebabkan dampak negatif yang mempengaruhi kesehatan tubuh, terutama saat sedang berpuasa. Waspada dampak stres yang bisa menyerang ini ya, Sahabat Dream!
Sembelit
Stres yang dialami dapat memicu peningkatan asam lambung, terutama saat lambung dalam keadaan kosong saat berpuasa. Akibatnya, terjadi gangguan pencernaan yang menyebabkan sembelit sebagai gejala panas dalam. Jika tidak ditangani dengan baik, ini dapat memicu ambeien yang lebih parah.
Selain memiliki pola makan yang kaya serat dan cukup cairan saat sahur maupun berbuka puasa, cari cara untuk menghilangkan stres. Baik dengan berolahraga untuk menghilangkan rasa kesal atau berkumpul bersama keluarga untuk menghilangkan kegundahan.
Radang Tenggorokan
Tekanan stres dapat berdampak kurang baik bagi sistem kekebalan tubuh. Hal ini disebabkan hormon kortisol yang mengurangi respon tubuh dalam menghadapi serbuan penyakit. Akibatnya, tubuh rentan terkena sakit tenggorokan. Diperparah kelelahan dan kurang konsumsi air putih membuatmu mudah menderita panas dalam.
Untuk mengatasinya, konsumsi banyak cairan saat sahur maupun berbuka puasa. Hindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin, karena dapat menyebabkan iritasi dan sakit pada tenggorokan. Begitu juga dengan mengatur pola makan dengan menghindari makanan yang tinggi lemak, berminyak, dan pedas.
Tubuh Kurang Fit
Kondisi emosional seperti stres dapat menyebabkan aliran darah yang kurang lancar dan lambat laun menurunkan daya tahan tubuh. Akibatnya, mulai muncul gejala panas dalam, salah satunya tubuh kurang fit dan bersin-bersin yang dapat mengganggu jalannya puasa. Untuk mengatasinya, selain cukup minum, perhatikan asupan nutrisi saat sahur maupun berbuka puasa dengan konsumsi makanan kaya vitamin C.
Beberapa penyakit di atas adalah contoh gangguan kesehatan yang disebabkan oleh stres. Nah, kondisi ini juga bisa menjadi gejala kalau tubuh terserang panas dalam, lho. Jangan disepelekan ya, soalnya panas dalam bisa mengganggu kegiatan dan ibadah yang dilakukan di bulan Ramadan.
Kini ada cara mudah untuk mengatasi panas dalam yang mengganggu kelancaran puasa, yaitu Larutan Penyegar Cap Badak. Terbuat dari bahan-bahan alami Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spar yang diproses modern, produk keluaran Sinde ini ampuh redakan gejala panas dalam seperti sariawan, bibir pecah-pecah, bau mulut, radang tenggorokan, dan sembelit.

Facebook.com/larutanpenyegar
Larutan Penyegar Cap Badak merupakan ramuan tradisional yang sudah dipercaya dari generasi ke generasi untuk meredakan panas dalam dan memberikan kesegaran pada tubuh. Kini produk tersebut hadir dalam bentuk botol, kaleng atau sachet yang praktis dibawa dan siap diminum saat sahur maupun berbuka. Terdapat varian original dan buah-buahan yang siap menyegarkan tubuh setelah seharian berpuasa.
Yuk, segera atasi stres agar puasamu lancar hingga hari kemenangan tiba!