Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Gangguan Mata Yang Sering Datang Menyerang Ketika Mengemudi Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Mengemudi merupakan aktivitas yang sangat bergantung pada indera penglihatan atau mata. Setelah mata memberikan informasi mengenai keadaan sekitar kepada otak, organ lain akan memberikan respons tindakan apa yang akan dilakukan seorang pengemudi.
Oleh karena itu, kesehatan mata sangatlah penting jika ingin melakukan perjalanan yang aman dan nyaman. Namun, aktivitas mengemudi memiliki potensi yang cukup besar dalam memunculkan gangguan pada mata.
Karena mata merupakan bagian yang penting saat mengemudi. Penting untuk pengemudi menghindari gangguan-gangguan seperti di atas. Dengan mata yang sehat mengemudi pun akan lebih nyaman dan aman, sehingga keselamatan pengemudi akan lebih terjaga.
Berikut ini adalah gangguan mata yang sering terjadi ketika mengemudi, dikutip dari Goodyear Indonesia, Senin 13 Mei 2019.
Saat menyetir, konsentrasi pengemudi akan terfokus pada jalan sehingga membuat mata menjadi jarang untuk berkedip. Hal ini tentu membuat permukaan mata akan lebih cepat mengering.
Selain itu, hembusan AC yang terjadi terus menerus turut membuat kelembapan udara di mobil berkurang.
Untuk mengatasi masalah mata kering, pengemudi harus lebih sering berkedip. Namun, bagi beberapa pengemudi yang memiliki kecenderungan mata kering tentu hal ini tidak cukup.
Jadi, hal ini bisa diatasi dengan memakai obat tetes yang sifatnya melumasi mata.
Gangguan seperti ini biasa terjadi ketika jendela kendaraan dalam keadaan terbuka. Masuknya benda asing, seperti debu atau krikil ke dalam kelopak akan membuat mata serasa terganjal.
Otak akan memerintahkan untuk segera menghilangkan benda yang masuk tersebut, dan respons yang lebih sering terjadi yakni dengan mengusap atau yang biasa dikenal dengan mengucek mata.
Mengucek mata tentu tidak disarankan. Hal ini dikarenakan partikel-partikel yang masuk ke dalam mata itu bersifat tajam, maka mengucek bisa menyebabkan jaringan mata tergores.
Cara efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan mengedipkan mata beberapa kali. Jika partikel belum juga keluar, segera tepikan kendaraan kemudian basuh mata dengan air bersih.
Apabila cara ini tersebut belum berhasil, pengemudi harus menghentikan aktivitas mengemudi dan segera pergi ke dokter mata.
Intensitas cahaya yang tinggi dan terfokus pada mata dapat menyebabkan hilangnya kemampuan melihat sesaat. Namun, dengan kecepatan mobil yang cukup tinggi, hilangnya pengelihatan walaupun sekejap tetap dapat mengundang bahaya.
Seperti saat mengemudi di pagi dan sore hari, ketika matahari berada cukup rendah serta cahaya yang dipantulkannya dapat langsung menusuk ke mata. Gunakan sun visor yang ada pada kendaraan untuk menghalau sinar mentari atau gunakan kaca mata hitam.
Selain itu, saat pengemudi lain selalu menyalakan lampu hazard ketika hujan deras, tentu hal ini akan sangat mengganggu bagi pengemudi lain terutama yang ada di belakang kendaraan tersebut. Pantulan sinar dari lampu hazard bisa membuat mata cepat lelah dan berkurangnya kepekaan terhadap lampu rem.
Menghadapi hal seperti ini, penting bagi pengemudi untuk menambah jarak aman ke kendaraan tersebut atau bisa juga mendahuluinya bila kondisi memungkinkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya