7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Shutterstock
Dream - Cuaca dingin bisa menyebabkan masalah kulit serius. Dapat juga mempercepat proses penuaan.
Meskipun telah memakai pelembap dan krim, kulitmu masih bisa mengalami dehidrasi. Jadi, hujan juga bisa membuat kulit kering lho.
Untuk mencegahnya, kamu bisa melakukan tips yang dilansir Times of India berikut ini.
Saat cuaca dingin, konsumsi minuman hangat akan meningat. Kita jadi mengesampingkan air mineral. Pastikan kamu minum banyak air agar terhidrasi secara internal.

Mandi air panas bisa membuatmu tetap hangat. Tetapi di sisi lain, bisa mengurangi kelembapan rambut dan kulit.
Mandi air panas bisa menenangkan namun juga terbukti merusak kulit. Untuk menghindari hal ini, gunakan air yang agak hangat serta sabun dan sampo yang mampu menutrisi.

Tingkatkan asupan vitamin C dalam makanan untuk membantu meningkatkan produksi kolagen agar kulit tetap sehat, kencang serta terhindar dari kerutan.

Dream - Memasuki penghujung tahun pastinya kamu sudah mempersiapkan rencana liburan. Sayangnya, akhir tahun di Indonesia selalu identik dengan musim hujan.
Hujan bisa membuat beberapa rencana liburanmu sedikit terganggu. Karena jika hujan tiba, banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika melakukan perjalanan.
Saat musim hujan, pastinya barang bawaan liburan semakin bertambah. Belum lagi perlindungan ekstra yang harus dibawa ketika hujan tiba-tiba datang menghampiri.
Selain itu, kamu juga harus memperhatikan tempat liburanmu karena akan mempegaruhi anggaran serta barang yang akan kamu bawa. Liburan saat musim hujan memang tidak mudah, tapi bukan berarti jadi nggak nyaman.
Hujan sebenarnya bisa bikin liburanmu makin seru, lho. Simak beberapa tips yang harus dilakukan saat liburan di musim hujan

Saat kamu ingin mengunjungi suatu tempat, sebaiknya perhatikan cuaca yang terjadi di daerah tersebut. Jika daerah pegunungan kamu harus mempersiapkan barang bawaan yang cocok untuk digunung.
Perhatikan juga curah hujan dan angin yang sering terjadi di sana sebelum kamu berangkat ke tempat itu. Jika pantai, perhatikan ombaknya, apakah sedang pasang dan ombaknya tinggi.

Tujuan tempat liburan saat musih hujan yang paling aman adalah wisata indoor. Kamu bisa berkunjung ke museum, tempat belanja, area permainan indoor atau juga bisa wisata kuliner.
Karena ketika kamu melakukan liburan indoor, bisa dipastikan aktivitasmu akan berjalan lancar dan tidak terganggu. Tetapi, bukan berarti kamu tidak bisa melakukan wisata outdoor.
Banyak juga tempat cantik yang bisa kamu kunjungi saat hujan, seperti taman bunga, kebun strobei dan lain sebagainya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?