Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Tips Mengolah Sayur Supaya Kadar Nutrisi Dan Vitaminnya Tidak Hilang (Foto: Pixabay.com)
Dream – Di tengah situasi global yang sedang tida sehat ini, masyarakat disarankan untuk mengonsumsi makanan-makanan bergizi seimbang. Hal ini penting untuk menjaga daya tubuh selama puasa Ramadhan.
Kita dianjurkan mengonsumsi buah dan vitamin hingga suplemen. Bahkan sayuran pun juga jangan sampai lupa.
Sayuran yang kaya serat, vitamin dan mineral sangat baik untuk konsumsi selama ramdhan tahun ini.
Akan tetapi, kamu juga harus berhati-hati saat mengolah sayuran ya, Sahabat Dream. Cara memasak dan mengolah yang tidak tepat hanya akan membuat sayuran kehilangan vitamin dan nutrisi di dalamnya.
Masaklah sayuran dengan benar untuk menjaga nutrisinya dengan mengikuti tips mengolah sayur di bawah ini, dilansir dari Brilio.net. Berikut ulasannya:

Sumber: healthyoptions.com.ph
Tips mengolah sayur selama Ramadhan yang pertama adalah dengan mengukus. Gunakan alat kukus yang memiliki tutup.
Letakkan sayuran di dalam alat kukus. Ingat, bukan direbus loh ya! Cara mengukus sayuran ini berfungsi untuk menjaga kadar nutrisi dan vitamin di dalam sayuran.
Mengukus bermanfaat untuk mempertahankan kadar vitamin yang bisa larut di dalam air. Jadi jika direbus kadar vitaminnya bisa hilang.
Jangan terlalu lama mengukus. Pastikan tekstur sayuran tidak terlalu matang ya Sahabat Dream.

Sumber: staysnatched.com
Tips mengolah sayur yang lainnya adalah dengan cara membuat osengan. Karena dengan mengoseng sayuran kamu hanya menggunakan minyak yang sangat sedikit. Tetapi juga jangan terlalu lama mengoseng sayuran.
Namun tidak semua sayuran cocok untuk dibuat osengan, terutama sayuran yang memiliki tekstur lunak seperti bayam. Jadi pandai-pandailah memilih sayuran untuk kamu buat osengan.

Sumber: eatthis.com
Tips mengolah sayuran yang cukup praktis adalah dengan menggunakan microwave. Saat memasak, gelombang microwave bisa memanaskan molekul air di dalam sayuran sehingga kamu tak perlu menambahkan air.
Jika kamu menginginkan hasil maksimal tanpa menghilangkan kadar vitamin, kamu perlu memotong sayuran dengan ukuran yang sama.
Tutup microwave selama 2 hingga 4 menit saja, atau sampai menurutmu sudah matang. Lalu angkat dan hidangkan.

Sumber: eatingwell.com
Cara yang paling sering digunakan untuk mengolah sayuran adalah dengan merebus. Tapi kamu perlu hati-hati, jangan sampai merebus sayuran terlalu lama karena bisa menghilangkan nutrisi di dalam sayuran.
Tipsnya, rebus terlebih dahulu sayuran yang bertekstur keras seperti, wortel, buncis, kentang, dan lainnya. Masukkan rempah-rempah sesuai selera untuk menambah cita rasa sayuran.
Sekira hampir matang, masukkan sayuran bertekstur lunak supaya nutrisinya tidak hancur. Rebus sebentar saja lalu matikan api dan hidangkan.
Sebenarnya, tips mengolah sayur dengan cara merebus ini bisa meningkatkan kadar bio-karoten yang ditemukan dalam sayuran tertentu, seperti brokoli, tomat, paprika merah, dan kentang manis. Gampang sekali kan mengolah sayur dengan tetap menjaga kadar nutrisinya.
Perhatikan tips ini, supaya sayur yang kamu konsumsi benar-benar tetap memiliki kandungan vitamin dan nutrisi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya