Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sebagian besar orang membayangkan akan menikmati pelayanan menyenangkan saat makan di restoran. Anggapan ada uang ada pelayanan memang masih berlaku.
Namun kini mulai banyak keluhan dari tamu restoran. Ternyata tarif besar yang dibayarkan tak sebanding dengan pelayan yang diperoleh.
Orang yang bekerja di bisnis restoran mungkin akan mengerti mengapa hal itu terjadi. Memang untuk mendapatkan untung besar diperlukan upaya keras termasuk mengurangi biaya.
Dan taktik mengurangi biaya ini sebisa mungkin tak terlihat oleh pelanggan. Restoran berusaha membuat tamu menikmati makanan tanpa sadar ada pelayanan yang berkurang.
Mengutip laman cheatsheet, Sabtu, 5 November 2015, berikut adalah 4 trik memalukan restoran demi meraup untung:
© Dream
1. Mengganti Saos Botol
Anda penyuka makanan pedas pastinya berharap ada saos yang tersedia di meja makan. Sebagian restoran memang masih menyediakan botol saos untuk tamunya.
Namun banyak yang tak sadar jika mulai banyak pengelola restoran yang menggunakan saos isi ulang. Beberapa bahkan hanya memberikan saos dalam sachet.
© Dream
2. Memakai Mikrowave dan Makanan Siap Saji
Pengelola restoran mencari berbagai celah agar bisa berhemat banyak. Dalam bisnis ini, waktu menjadi sangat krusial. Tak hanya pelanggan ingin makanan cepat tersaji, tapi juga seluruh operasional restoran harus bekerja sesuai jadwal.
Banyak restoran, tak hanya fast food, yang memilih menyediakan makanan yang sudah disiapkan sebelumnya. Jadi saat menyuguhkan ke pemesannya, mereka cuku memanaskan dalam microwave. Jangan heran jika dibalik manisnya sajian, bisa saja sayuran atau pasta yang dipakai sebetulnya tak lagi segar
© Dream
3. Pekerjakan Pegawai Bergaji Murah dan Pendidikan Rendah
Kecuali untuk posisi manajerial, pengeloal restoran berusaha untuk mencari pegawai yang mau dibayar rendah.
Padahal dengan gaji rendah, pegawai mungkin tak lagi peduli dengan keamanan makanan, tata cara kebersihan yang benar, dan mempunyai kebanggaan saat menyuguhkan pesanan makanan.
© Dream
4. Membuat daftar menu yang terdengar mahal padahal murahan
Anda mungkin sering membaca daftar menu dengan nama-nama yang tak lazim. Jangan terkecoh dengan namanya, bisa saja makanan itu biasa saja dan sebetulnya bisa dibeli lebih murah.
Banyak menu restoran (terutama pada restoran lebih bagus) menggunakan nama dan gambar item untuk membantu menjualnya. Anda mungkin akan mendapatkan sesuatu yang murah - atau makanan yang Anda kira tidak pernah makan - karena namanya terdengar menarik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya