Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Banchan/ Foto: Shutterstock
Dream - Bagi Sahabat Dream penyuka hidangan Korea, mungkin sudah familiar dengan banchan. Merupakan makanan pendamping yang biasanya disajikan di samping makanan utama dan nasi.
Banchan ini jenisnya cukup banyak dan disajikan dalam piring kecil. Untuk variannya, tergantung dari kebiasaan dan kultur daerah yang menyajikan. Biasanya, tiap daerah di Korea Selatan memiliki hidangan banchan yang khas.
Ada lima banchan yang cukup umum. Mungkin bisa jadi panduan saat kamu menikmati hidangan Korea yang lengkap.
Kimchi

Merupakan makanan fermentasi yang dibuat dengan mengasinkan sayuran dan mencampurnya dengan bubuk cabai merah, bawang putih, dan ikan asin. Campuran tersebut lalu disimpan dalam wadah tertutup.
Didiamkan selama beberapa hari hingga terjadi fermentasi. Dalam penyajiannya, banchan kimchi akan disajikan dalam piring kecil.
Sukju Namul (Tauge Bumbu)

Tauge adalah salah satu banchan yang menyegarkan. Tauge panjang dan agak berserabut jadi favorit saat musim panas di Korsel. Tauge segar, dicampur dengan bawang putih yang dihaluskan, kecap asin, minyak wijen dan bubuk cabai Korea serta garam.
Yeongeun jorim (Akar Teratai)

Merupakan akar teratai yang dipotong tipis kemudian direbus. Diolah dengan jahe lalu ditumis dengan paprika dan jamur, dengan sedikit gula. Rasanya merupakan perpaduan gurih dan manis. Untuk memperkaya rasa biasanya ditaburi dengan biji wijen. Orang Korea kerap memakannya dengan nasi putih hangat.
Mu Saengchae (Salad Lobak Pedas)

Lobak Korea umumnya akan muncul di meja dalam beberapa bentuk. Ada yang dipotong dadu, diparut, diiris tipis atau seperti mi yang sikenal dengan Mu Saengchae. Variasi ini sekaligus renyah namun tetap mengenyangkan meski tidak melalui proses fermentasi seperti kimchi tradisional. Banchan ini paling cocok dengan hidangan daging atau bibimbap
Myulchi Bokkeum (Teri Tumis)

Aromanya agak sedikit amis, teksturnya renyah, dan perpaduan rasanya asin dengan sedikit manis. Merupakan ikan teri yang diolah dengan bumbu khas. Teri kering digoreng dengan kecap, sirup beras, dan minyak wijen, dengan tambahan kacang untuk menambah kerenyahan. Bisa dimakan dengan nasi atau dijadikan camilan sebelum menu utama dihidangkan.
Sumber: Kimchimari
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya