6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Camilan Manis Asal India (Foto: Shutterstock)
Dream - Makanan India jadi identik dengan hidangan berkuah kental, seperti kari. Sangat kaya akan bumbu dan gurih.
Sebenarnya, India juga memiliki hidangan khas dengan cita rasa manis yang sangat nikmat. Biasanya disajikan di hari-hari besar keagamaan, pernikahan atau menyambut tamu kehormatan.
Seperti juga dessert atau camilan manis, tampilannya sangat apik dan menggoda. Meskipun perut sudah terasa penuh, melihat deretan camilan, biasanya baik mata atau pun lidah akan luluh penasaran.
Apa saja makanan manis khas India?

Selalu jadi favorit orangtua dan anak-anak. Terbuat dari olahan susu yang dibentuk bola-bola, kemudian dicelupkan dalam sirup gula. Aromanya sangat kuat karena memiliki campuran saffron.

Terbuat dari parutan wortel yang dicampur susu kental manis dan kacang. Lalu disajikan dalam mangkuk keemasan. Duh, nikmatnya!

Makanan penutup yang meleleh di mulut! Terbuat dari bawang super manis khas Bengal. Lalu dicampur dengan keju cottage, kapulaga dan kunyit. Penasaran mencobanya?

Seperti pangsit tapi isinya kelapa, gula aren, pala dan kunyit. Dikukus dengan sempurna. Makanan penutup India yang wajib ada saat festival Ganesh Chaturthi.

Makanan khas Gujarat yang dibuat dari dadih. Yogurt yang sedikit dimaniskan ditaburi potongan mangga dan disajikan dengan salad mangga. Rasa manis dan asamnya sangat segar.
Sumber: Food NDTV
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya