Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mencukur Bulu. (Source: Shutterstock)
Dream – Pernahkah kulit terasa perih saat mencukur rambut? Rasa sakit tersebut bisa disebabkan oleh pemakaian pisau cukur atau teknik yang kurang tepat.
Mencukur adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh setiap orang. Tapi, kulitmu akan terluka, iritasi, dan terasa perih jika kamu menggunakan alat atau teknik yang salah
Sehingga, kamu harus berhati-hati saat memilih alat serta ingin mencukur rambut agar kulitmu pun tetap sehat. Pertama-tama, pilihlah metode cukur yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamananmu.
Kamu bisa melakukan waxing atau menggunakan pisau cukur. Jika ingin menggunakan pisau cukur, pastikan alat yang digunakan tidak tumpul. Lalu, pastikan kulitmu tidak kering agar tidak menyebabkan luka, ruam, atau muncul ingrown hair. Apalagi, jika kulitmu cukup sensitif.
Jika ingin memastikan kulitmu tetap sehat saat mencukur rambut atau bulu, berikut tips lainnya yang dikutip dari Health.com.
Gunakanlah sabun atau krim khusus untuk mencukur rambut agar kulitmu tidak mudah luka, iritasi, atau timbul folikulitis. Pastikan formula krim, sabun, atau pelembap aman untuk kulit, bersifat antimikroba, serta non-comedogenic.
2. Gunakan pisau cukur yang bersih

Pisau cukur yang tumpul dan jarang dibersihkan seringkali dipenuhi bakteri serta sel kulit mati. Inilah yang menyebabkan rambut mudah tersangkut dan akhirnya kulit bisa mengalami iritasi serta peradangan.
Gunakanlah pisau cukur yang bersih dan gantilah secara berkala. Selalu bersihkan pisau cukur setelah digunakan.
Saat ingin mencukur, lakukan eksfoliasi terlebih dulu untuk mengangkat sel kulit mati. Eksfoliasi akan membuat rambutmu keluar dari folikel dan mempermudah proses mencukur.
Setelah menggunakan pelembap dan membiarkannya terserap sempurna, cukurlah rambut atau bulu dari atas ke bawah. Cukurlah rambut atau bulu satu arah agar hasilnya lebih rapi.
4. Lakukan di waktu yang tepat
Kamu bisa mencukur setiap satu kali seminggu atau ketika benar-benar dibutuhkan. Jangan lakukan terlalu sering agar kulit tidak mengalami iritasi. Bila perlu, buatlah jadwal mencukur untuk memastikan kulitmu tetap bersih, mulus, dan sehat.
5. Cara mengobati kulit yang luka atau teriritasi saat dicukur
Saat mengalami ruam, biarkan kulitmu sampai mereda dan benar-benar sembuh terlebih dahulu. Jangan mencukur dan aplikasikan pelembap yang berformula ringan serta bersifat non-comedogenic.
Alirkan air hangat di area tersebut dan biarkan selama 20 menit. Kamu bisa menggunakan secangkir oatmeal yang dihaluskan untuk meredakan gatal.
Laporan : Delfina Rahmadhani
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya