Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Membuat tubuh menjadi lebih wangi tidak hanya dengan memakai parfum yang tepat. Terkadang, kamu hanya perlu menghindari makanan maupun minuman tertentu agar tidak menyebabkan bau badan.
Selama ini masyarakat hanya mengenal bawang sebagai salah satu bahan makanan penyebab bau badan. Namun, sebenarnya ada makanan lainnya yang menyebabkan bau badan.
Beberapa jenis bahan makanan yang diyakini memicu bau badan seperti dilansir dari Sehatq.com, di antaranya:
Daging merah

Jurnal Chemical Senses mempublikasikan penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi daging merah membuat bau keringat menjadi lebih tajam. Penelitian tersebut melibatkan sejumlah pria yang mengonsumsi daging merah selama 2 minggu, kemudian menghindarinya selama 2 minggu.
Di akhir penelitian, mereka diminta untuk menjepit bantalan di bawah ketiak. Setelah aroma bantalan tersebut dihirup oleh 30 wanita, bau keringat orang yang tidak memakan daging merah diklaim tidak lebih menyengat daripada yang memakannya.
Bau keringat yang tajam diasumsikan disebabkan oleh asam lemak pada daging merah. Asam lemak tersebut memengaruhi bakteri pada kulit dan menyebabkan bau badan.

Ternyata, bukan hanya daging merah saja yang bisa menyebabkan bau badan. Daging putih seperti ikan juga bisa menjadi penyebabnya. Hal ini dikarenakan kandungan kolin pada asam lemak omega 3 yang bisa menyebabkan bau badan menjadi tajam dan kurang sedap.
Bau badan akan semakin menyengat ketika mengonsumsi ikan jika kamu mengalami gangguan metabolisme trimethylaminuria (TMAU).
Tubuh orang yang mengalami TMAU diklaim tidak dapat mengurai senyawa berbau amis pada ikan. Senyawa tersebut menumpuk dan keluar dalam bentuk keringat, urine, bahkan napas.

Mulut peminum alkohol diklaim memiliki lebih banyak bakteri jahat yang menyebabkan bau mulut dan masalah mulut maupun gigi. Produksi asetat ketika mengonsumsi alkohol lah yang menyebabkan bau badan.

Brokoli, kubis dan kembang kol termasuk dalam sayuran cruciferous yang mengandung sulfur. Kandungan inilah yang menyebabkan bau badan.
Konsumsi labu, ubi jalar, terong atau jeruk jika ingin menghindari jenis sayuran cruciferous ketika menjalani pola makan sehat.

Bumbu dapur seperti bawang putih, bawang bombai, jinten dan kari juga mengandung sulfur. Karena itulah efeknya serupa dengan mengonsumsi sayuran cruciferous.
Bau badan dan mulutmu akan menjadi kurang sedap ketika mengonsumsinya. Minum air dan sikat gigi bisa mengurangi bau badan maupun mulut setelah mengonsumsi bumbu dapur.

Kandungan belerang pada asparagus bisa membuat urine berbau kurang sedap. Bau kurang sedap yang disebabkan oleh asparagus tidak setajam yang lainnya.
Jadi, kamu hanya perlu mengurangi sedikit konsumsi asparagus ketika mencium bau kurang sedap dari tubuhmu.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya