Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Google Plus)
Dream - Sebagaian perempuan mengaku enggan berkomitmen dalam sebuah hubungan pernikahan. Mereka dibayangi rasa takut bahwa menikah dapat membatasi kebebasan yang selama ini mereka nikmati.
Tak hanya itu saja, pernikahan dipandang sebagai penjara seumur hidup, yang merampas waktu untuk bersenang-senang dengan sahabat. Bahkan, ada pula yang berpikiran bahwa status istri membuat mereka harus melayani pasangan sepanjang hidupnya.
Namun di balik itu semua, masih banyak faktor yang menyebabkan para perempuan membenci pernikahan. Seperti dilansir dari Boldsky berikut ini.
1. Mertua

Kehidupan rumah tangga tak dapat dipisahkan dari kehadiran mertua. Komunikasi yang salah dapat mengakibatkan hubungan dengan mertua menjadi buruk. Sehingga menyebabkan banyak orang membenci pernikahan mereka. Selesaikan dnegan kepala dingin dan bicarakan masalah ini secara baik-baik.
2. Kebebasan financial

Bagi wanita karier yang memiliki pendapatan besar, tentu bebas bersenang-senang dengan uangnya sendiri. Namun, saat menikah mereka harus menahan diri untuk membatasi pengeluaran. Bahkan harus mulai menabung dmei masa depan.
3. Beda argumentasi

Beda pendapat anatara suami dan istri tentu wajar terjadi, namun jika terlalu sering terjadi dapat menjadi jurang dalam kehidupan pernikahan. Hal ini dapat dihindari jika pasangan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan secara dewasa. Sehingga kebiasaan saling mendiamkan saat bertengkar dapat diperbaiki.
4. Anak-anak

Kehadiran anak dianggap sebagai hal yang membuat tanggung jawab orangtua semakin bertambah. Sehingga membuat perempuan ketakutan untuk menjalani kehidupan pernikahan. Pertimbangkan masalah itu dnegan membayangkan hewan peliharaan yang kamu sayangi.
5. Gemuk

Banyak perempuan menjadi gemuk setelah mengandung dan melahirkan. Selain itu, gaya hidup juga akan mempengaruhi pola makanan setelah menikah. Hal itu membuat mereka dituntut keras untuk mempertahan berat badan ideal pasca menikah.
6. Bosan

Menikah membuat seorang istri harus melayani semua kebutuhan suami. Termasuk dengan tugasnya di atas ranjang, beberapa orang menganggap jika hal itu akan membuat bosan, karena bertemu orang yang sama setiap hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya