Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto:purewow)
Dream - Terkadang kita menjumpai seseorang dengan wewangian khas pada tubuhnya, sepanjang hari. Pasti timbul rasa penasaran, parfum apa sih yang sedang ia kenakan?
Ternyata, rahasianya justru terletak pada bagaimana cara ia mengenakan parfum itu. Sehingga mempengaruhi seberapa kuat aroma parfum itu bertahan lama.
Nah, agar parfum yang kamu kenakan juga lebih tahan lama, intip yuk rahasia mereka dalam memilih dan memakai wewangian seperti di bawah ini.
1. Pilih aroma
Tidak semua aroma parfum diciptakan sama. Wangi citrus cenderung lebih cepat hilang. Sedangkan aroma pedas seperti andwoodsy dengan campuran cendana bertahan lebih lama.
2. Lapisan parfum
Pemakaian sabun mandi, lotion, dan beberapa minyak tubuh yang kita kenakan ikut mempengaruhi aroma parfum. Pemakian yang bersamaan, akan membangun lapisan aroma parfum menempel sepanjang hari.
3. Titik pemakaian
Menyemprotkan parfum di luar pergelangan tangan membuat aroma parfum menjadi lebih tahan lama. Lalu dilanjutkan dengan menyemprotkan lebih dekat ke bagian-bagian tersembunyi seperti di bagian dada hingga perut, belakang lutut dan telinga. Panas tubuh akan membantu untuk mengembangkan aroma sehingga bagian atas, tengah dan dasar tubuh terkena wanginya.
4. Dilarang menggosok
Jangan menggosok-gosokkan bagian tubuh yang telah disemprotkan parfum. Menggosok hanya akan memecah partikel parfum dan membuat wanginya cepat hilang.
5. Waktu pemakaian
Disarankan untuk menyemprotkan parfum sesat setelah mandi, yaitu pada kulit masih dalam kondisi sedikit basah. Kelembaban ekstra membantu untuk mengunci aroma parfum. Serta memperkecil resiko warna baju dan perhiasan menjadi berubah.
6. Hindari kulit dehidrasi
Pastikan untuk melembabkan kulit sebelum memakai parfum. Kulit kering cenderung menyerap beberapa aroma sehingga membuat wangi parfum menjadi pudar lebih cepat. Pelembab kulit membantu wangi parfum menjadi lebih awet.
7. Simpan di tempat yang benar
Paparan panas dan kelembaban akan memecah molekul aroma parfum. Sehingga hindari untuk menyimpannya di kamar mandi. Usahkan untuk menjaga parfum dalam kondisi dingin seperti di atas lemari atau meja rias.
(Sumber: purewow)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya