Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Razdkanya Ramadhanty
Dream - AKG Games, salah satu lini bisnis dari Salim Group, terus mewujudkan ambisinya membangun ekosistem e-Sport di Tanah Air. Kali ini AKG bekerja sama dengan Blizzard Entertainment untuk menghadirkan game dan hiburan terbaik bagi publik Tanah Air.
Blizzard Entertainment merupakan penerbit dan developer gim terkemuka asal Amerika Serikat (AS). Perusahaan terkenal dengan berbagai gim larisnya, seperti World of Warcraft, Heartstone, Overwatch, dan Diablo.
Seperti diketahui, perkembangan e-Sport di Indonesia semakin menjadi perhatian setelah menjadi cabang olahraga baru pada pagelaran Asian Games 2018. Kehadirannya membuat antusiasme pencinta Esports di Indonesia semakin meningkat.
e-Sport merupakan pertandingan video game yang mempertandingkan sebuah permainan. Esport ini dapat dilakukan perorangan ataupun group.
“ Kemitraan dengan Blizzard akan membawa pengalaman bermain game dan hiburan yang epic,” ujar Adrian Lim, Director AKG Games (Salim Group) pada acara Peresmian AKG Games dan Blizzard Entertainment di Jakarta, 12 September 2019.

Di ajang Asian Games 2018, e-Sport yang dipertandingkan adalah Arena of Valor, Clash Royale, Hearthstone, StarCraft 2, PES 2018, dan LoL.
Terpilihnya game tersebut di ajang Asian Games 2018 menjadikan Hearthstone dan StarCraft 2 di Indonesia menjadi sangat populer.
Popularitas e-Sport yang tengah berkembang inilah yang membuka peluang bagi AKG Games (Salim Group) untuk bermitra dengan Blizzard Entertaiment sebagai developer dua games tersebut.
Dengan kerja sama ini, AKG Games dan Blizzard Entertainment berharap bisa menghadirkan pengalaman bermain game yang lebih nyaman bagi para pencinta e-Sports tanah air.
Pengembangan dua games juga sarat dengan hal yang berbau Indonesia. Salah satu yang dilakukan AKG Games adalah game dari Blizzard Entertainment bisa dibeli dengan rupiah.

Selain hal tersebut, kemitraan ini berupaya membangun ekosistem Esport tanah air menjadi lebih kuat dan terorganisir dengan baik. Sehingga, turnamen dan pameran Esports dunia seperti Hearthstone Grandmaster, Starcraft World Championships atau Blizzard Con bisa diselenggarakan di Jakarta, Indonesia.
Managing Director Blizzard Entertainment Taiwan, Hong Kong, dan Asia Tenggara, Paul Chen, menambahkan jenis kegiatan dari kerja sama akan diusahakan sejalan dengan sumber daya yang dimiliki Salim Group.
Saat ini, katanya, AKG dan Blizzard sedang dalam persiapan memulai berbagai kegiatan tersebut.
" Kita sedang siapkan rencana itu dengan AKG. Kita juga akan lihat berbagai aktivitas online dan offline yang bisa sejalan dengan sumber daya Salim Group. Nanti akan kami sampaikan informasi baru lainnya," tutur Paul.
Paul berharap kerja sama ini tidak sekadar memberikan pengalaman gaming yang lebih baik di Indonesia. Namun juga diharapkan bisa menambah jumlah gamer Blizzard.
" Kami sudah memiliki pemain di Indonesia. Namun melalui kerja sama ini, kami juga ingin menyambut pemain baru di sini, dan memberikan pengalaman gaming terbaik untuk pemain di Indonesia," katanya.
(Sah, Laporan: Razdkanya Ramadhanty)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya