Mata Terasa Terbakar, Setelah Diperiksa Ternyata...

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 7 Februari 2017 08:42
Mata Terasa Terbakar, Setelah Diperiksa Ternyata...
Selvi merasa ada yang merangkak lewat lubang hidungnya.

Dream - Selasa pekan lalu menjadi mimpi buruk bagi Selvi. Perempuan 42 tahun asal Injambakkam, India, itu mendadak terbangun dari tidur lelapnya karena merasa ada yang aneh di kepalanya.

Dia merasa ada serangga merayap di hidung. Sehingga meminta menantu lelakinya untuk periksa ke klinik terdekat.

Selvi akhirnya dirujuk ke Government Stanley Medical College Hospital keesokan harinya. Sebab, kondisinya benar-benar serius.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mendapat temuan mengejutkan. Para dokter menemukan kecoa pada tengkorak Selvi, tepatnya di dekat otak, atau di antara kedua mata Selvi.

Dan yang lebih mengejutkan lagi, kecoa yang ditemukan itu dalam kondisi hidup. Serangga itulah yang menyebabkan Selvi merasakan sakit bukan kepalang.

" Ini kasus pertama yang saya lihat selama tiga dekade menjadi doker," kata dokter yang menangani Selvi, MN Shankar, sebagaimana dikutip Dream dari laman The New Indian Express, Selasa 7 Februari 2017.

1 dari 2 halaman

Mata Seperti Terbakar

Mata Seperti Terbakar © Dream

Selvi pertama kali merasakan keanehan saat tidur tengah malam itu. Ada yang bergerak-gerak di lubang hidung sebalah kanan. Dia berusaha mengeluarkan dengan hembusan nafas, namun binatang itu terlanjur masuk.

Di klinik pertama, dokter memeriksanya dengan senter dan meminta bantuan dokter lain. Namun usaha mereka gagal, sehingga merujuk Selvi ke rumah sakit lain.

Dokter klinik itu malah mendiagnosa ada kulit yang tengah tumbuh di hidung Selvi, sehingga merasakan ada sensasi makhluk yang merayap.

" Saya tidak dapat menjelaskan rasanya tapi saya yakin itu serangga. Ada rasa geli, sperti merayap," kata Selvi.

" Ke manapun ini bergerak, menyebabkan rasa terbakar di mata saya," tambah dia.

 

2 dari 2 halaman

Proses Menegangkan Keluarkan Kecoa

Proses Menegangkan Keluarkan Kecoa © Dream

Kondisi itu memaksa Selvi melewatkan seluruh malam dengan tidak nyaman. Menunggu penanganan dokter di rumah sakit.

Beruntung dokter di Stanley Medical College Hospital cepat melakukan penanganan. Jika terlambat sedikit bisa sangat berbahaya.

" Bila tertinggal di dalam, binatang itu akan mati dan pasien bisa terkena infeksi yang bisa menyebar ke otak," ujar Shankar.

Para dokter harus mengeluarkan kecoa itu dengan menggunakan klem dan pengisap. " Itu sulit untuk menghilangkannya karena tempat itu tersembunyi," tambah dokter lainnya.

" Pertama saya harus menariknya ke tempat yang memungkinkan saya menariknya ke luar. Akhirnya bisa dikeluarkan setelah 45 menit," tambah dokter itu.

Beri Komentar