7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Alice Norin/KLY-Bayu Herdianto
Dream - Memasuki usia yang sudah memasuki kepala tiga, aktris Alice Norin tetap terlihat glowing dan awet muda. Kulitnya terlihat sehat meskipun sering terpapar sinar matahari dan menggunakan makeup setiap hari.
Padahal, kulit aktris kelahiran Norwegia ini sangat sensitif, kering dan mudah berjerawat. Ia pun sempat mengalami hal buruk terhadap kulitnya.
" Aku hati-hati banget sama skincare. Awalnya aku pakai krim dokter, ternyata aku nggak kuat dan jadi sensitif banget. Apalagi banyak yang ngelupas karena exfoliate terus. Akhirnya aku beralih ke skincare over the counter," ujarnya dalam acara Lenzing Talks di Veranda Hotel, Jakarta Selatan, Kamis, 5 September 2019.
Ketika beralih ke skincare yang dijual di pasaran, wajah ibu dari Alita Naora Lawi ini kembali beruntusan.
" Mungkin karena terbiasa dengan obat dan actives yang keras yiba-tiba berubah kali ya. Akhirnya aku terusin aja karena memang suka koleksi skincare," jelas pemain film Kutuk ini.

Meski mengakibatkan jerawat, akhirnya Alice berhasil membiasakan diri memakai skincare yang dijual di pasaran dengan persentase kandungannya lebih aman.

Ia pun masih ke dokter kulit untuk laser atau perawatan bulanan. Hal tersebut diimbangi dengan mengonsumsi makanan sehat serta minum air putih yang cukup. (mut)
Dream - Semua wanita menginginkan kulit yang glowing dan sehat. Untuk mendapatkan tampilan kulit yang sempurna, Sahabat Dream bisa menggunakan skincare secara rutin, melakukan perawatan ke klinik kecantikan, menggunakan bahan alami atau berkonsultasi ke dokter.

Jika penggunaan skincare secara rutin sudah menjadi kewajiban setiap orang, bagiamana dengan melakukan perawatan ke klinik kecantikan?
" Harus dikombinasikan. Kalau perawatan di rumah saja akan kurang karena ada kulit mati. Sedangkan kalau pakai scrub agak berbahaya untuk kulit normal to dry," ujar Renobulan Sanusi, Dokter Estetika Skin+ dalam acara 'Glow Your Skin, Glow Your Financial' yang diselenggarakan Sequis di Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.
Melakukan perawatan ke klinik secara rutin tanpa perawatan di rumah juga tidak disarankan. " Seminggu sekali ke klinik itu udah sering banget. Tetap harus ada treatment di rumah" .
Sama halnya dengan pergi ke salon kecantikan, penggunaan krim dari dokter yang berlebihan juga bisa membuat kulit berjerawat dan timbul flek.
Penggunaan krim dari dokter kulit hanya disarankan untuk wanita yang memiliki masalah kulit seperti jerawat, beruntusan dan flek.
" Sebenarnya, produk utama yang perlu dipakai sehari-hari hanyalah facial wash dan moisturizer. Kalau ada masalah, baru ada tambahan krim. Kalau masalahnya hanya kekusaman atau pori-pori besar, tidak terlalu perlu krim dokter," jelasnya.

Agar kulit tetap sehat terawat, idealnya Sahabat Dream melakukan perawatan kulit di klinik secara rutin dan dibantu dengan penggunaan skincare yang tepat. Jika menggunakan krim atau produk dari dokter kulit, konsultasikan secara rutin. (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?