Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bayi Minum Susu/ Foto: Shutterstock
Dream - Perut bayi ukurannya sangat mungil dan akan bertambah seiiring bertambahnya usia. Saat mereka belum bisa berbicara dengan jelas, tentunya tak bisa memberi tahu secara verbal ketika perutnya sudah kenyang.
Sebagai orangtua, kita pun cenderung takut kalau si kecil kehausan dan kelaparan, sehingga terus menerus memberikan susu. Terkadang yang terjadi malah bayi muntah dan menolak saat diberikan ASI atau susu formula.
Sebenarnya, ada tanda-tanda jelas yang bisa membantu orangtua mengetahui saat bayi sudah kenyang. Bayi biasanya akan memalingkan kepala dari payudara atau botol tertidur. Ada beberapa kondisi di mana orangtua melewatkan tanda tersebut.
“ Kadang-kadang orangtua akan membuat lubang dot lebih lebar, sehingga mereka dapat memberi makan bayi lebih cepat, yang dapat membuat bayi kewalahan dan membuat mereka kenyang sebentar,” kata Linda Palmer, seorang Doctor of Chiropractic dan penulis buku Baby Poop.
Palmer menekankan orangtua sebaiknya memberi makan bayi mereka susu atau susu formula secara teratur setiap dua jam sekali. Memberi susu dengan porsi sedikit atau berlebihan bisa membuat pencernaan bayi bermasalah.
Penting untuk memperhatikan kebiasaan menyusu bayi. Bila si kecil mulai bermain-main dengan dot atau puting payudara, pertanda kalau ia sebenarnya ingin bermain dan dekat dengan ibu.

Terutama jika anak mulai memainkan ludah, mengeluarkan gas, menyusu sambil tertawa dan mengoceh, tetapi masih kembali ke payudara/ botol. Hal tersebut biasanya tanda anak sudah kenyang, tapi hanya ingin bermain.
“ Itu adalah tanda untuk mengalihkan perhatian bayi melakukan sesuatu yang lain, bisa dengan bermain ciluk ba, membaca buku atau bernyanyi bersama," ujar Linda.
Sumber: Fatherly
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya