7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
© 2025 Https://www.youtube.com/RadityaDika
DREAM.CO.ID - Asam urat sering dianggap penyakit orang tua, padahal faktanya kini mulai menyerang usia muda. Topik inilah yang dibahas dalam podcast terbaru Raditya Dika bersama dr. Adrian Setiaji, Sp.KFR, bertajuk “ Yang Males Gerak, Nonton Ini.” Obrolan keduanya menyoroti bagaimana gaya hidup modern dan pilihan nutrisi bisa berperan besar dalam mencegah asam urat sejak dini.
Dalam perbincangan tersebut, dr. Adrian mengingatkan bahwa gejala awal asam urat sering kali diabaikan karena tampak sepele. “ Nyeri dan pembengkakan pada sendi sering dianggap pegal biasa. Padahal, kalau dibiarkan, bisa berkembang menjadi inflamasi sistemik dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti gangguan jantung dan ginjal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa bagian tubuh yang paling sering terkena adalah jempol kaki, lutut, siku, hingga jari tangan. Menurutnya, banyak orang baru menyadari setelah rasa nyeri sudah berulang kali datang. “ Kalau dicegah sejak awal, kondisi ini masih bisa diatasi,” ujarnya.
Sementara itu, Raditya Dika membagikan pengalamannya pribadi dalam menjaga kesehatan sendi dan kadar purin tubuh. Ia mengaku rutin mengonsumsi susu kambing etawa sebagai bagian dari gaya hidup sehatnya. “ Kalau diminum secara rutin, ternyata bisa membantu menurunkan kadar purin dalam tubuh,” ungkap Radit.
Salah satu produk yang ia gunakan, Etawanesia, disebut memiliki keunggulan karena sudah diperkaya dengan daun kelor. Inovasi ini membuat rasanya lebih lembut dan tidak berbau menyengat seperti susu kambing pada umumnya, sehingga lebih mudah dikonsumsi sehari-hari.

Menurut dr. Adrian, nutrisi alami dari susu kambing memang memiliki kandungan baik untuk membantu menstabilkan kadar purin. Ia menekankan pentingnya mengatur pola makan dan asupan nutrisi alami sejak usia muda. “ Banyak pasien berusia 20-an juga sudah mulai terkena asam urat akibat pola hidup yang kurang sehat. Karena itu, pencegahan melalui nutrisi sejak dini sangat penting,” katanya.
Podcast ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa menjaga kesehatan bukan hanya soal olahraga, tapi juga keseimbangan gaya hidup dan nutrisi. Dalam gaya khasnya yang santai dan penuh humor, Raditya Dika berhasil membuat topik medis terasa ringan dan mudah dipahami.
Obrolan ini juga menjadi refleksi bahwa menjaga tubuh tetap sehat bisa dimulai dari langkah sederhana—seperti memperhatikan asupan harian, mengatur rutinitas, dan memilih nutrisi yang tepat. Dari perbincangan ini, pesan yang paling kuat terasa adalah satu: lebih baik mencegah daripada mengobati, karena kesehatan adalah investasi jangka panjang yang tak ternilai.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?